Muhamad Yoki Afarat Ungkap Kunci Sukses Karier Balap Kiandra Ramadhipa
Pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, terus menorehkan prestasi di ajang balap sepeda motor internasional level Eropa berkat komitmen kuat serta kedisiplinan tinggi yang ditanamkan oleh sang ayah, Muhamad Yoki Afarat, di Jakarta pada Jumat (31/7/2026).
Sebagaimana dilansir dari Bola, Yoki menegaskan bahwa keberhasilan seorang atlet muda sangat bergantung pada kesungguhan serta sinergi antara peran orang tua dan anak dalam menjalani proses latihan hingga kompetisi.
"Semua di aktivitas anak, harus ada komitmen orang tua dan anak. Anak setengah-setengah, atau orang tuanya setengah-setengah? Nggak bakal sampai ada di titik ini," ujar Yoki, ayah Kiandra Ramadhipa.
Selain memberikan dorongan penuh, Yoki menerapkan tekanan dan tanggung jawab profesional kepada putranya yang telah menjalin kontrak resmi dengan tim balap.
"Pressure 100 persen ke anak. Sudah terikat kerja sama, ada tanggung jawab yang harus dipegang," kata Yoki.
Pengenalan terhadap dunia otomotif membuat Kiandra terbiasa dengan iklim kompetisi sejak usia dini melalui hobi yang ditekuni oleh ayahnya.
"Ayah suka balap mobil dan motor, suka diajak nonton balapan juga," ujar Kiandra, pembalap muda Indonesia.
Yoki menambahkan bahwa Kiandra telah diperkenalkan dengan kendaraan roda dua sejak masih berusia balita menggunakan unit khusus.
"Mini trail, sepeda motor pertama yang digunakan Ramadhipa di usia empat tahun," ungkap Yoki.
Jarak geografis akibat jadwal balapan yang padat di Benua Biru diatasi keluarga ini melalui komunikasi rutin sebelum sesi balapan dimulai guna menjaga mental bertanding.
Di samping dukungan keluarga, Kiandra kerap bertukar pikiran dengan seniornya, Mario Aji, ketika menghadapi dinamika serta tantangan di lintasan balap luar negeri.
"Intinya yang pertama diri saya sendiri. Mungkin saya minta maaf kepada tim karena itu kesalahan saya dan kalau orang pertama kali yang saya datengin mungkin Mas Mario Aji," ujar Kiandra.
Yoki berharap karier putranya terus menanjak seperti para pendahulunya, termasuk Veda Ega Pratama dan Mario Aji, yang telah lebih dulu menembus persaingan global.
"Mudah-mudahan kariernya lancar seperti seniornya dan selalu diberi keselamatan," kata Yoki.
Prinsip kesabaran menjadi pengingat utama yang selalu disampaikan Yoki kepada Kiandra setiap kali menghadapi situasi sulit di arena balap.
"Pesan yang selalu diucapkan ke Ramadhipa, 'sabar'. Kalau lagi down selalu support dengan kata 'sabar'. Itu selalu dipraktikkan sama orang tua saya juga kepada saya," ungkap Yoki.
Rekam jejak prestasi Kiandra dimulai dari kategori motocross usia dini periode 2014 hingga 2019, sebelum meraih gelar Juara Nasional kelas Rookie pada 2022 di usia 13 tahun. Ia kemudian mengunci posisi runner-up Asia Road Racing Championship serta peringkat keempat Idemitsu Asia Talent Cup pada 2024.
Kiprahnya makin gemilang usai merebut kemenangan di Sirkuit Estoril Portugal dalam ajang FIM Moto3 Junior World Championship, dilanjutkan podium tertinggi di Jerez Spanyol dan Sachsenring Jerman sepanjang 2025 hingga 2026. Saat ini, Kiandra memanfaatkan libur paruh musim selama tiga pekan dari FIM Moto3 Junior World Championship dan Red Bull MotoGP Rookies Cup untuk pulang ke Sleman, Yogyakarta.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow