Mark Walter Berencana Jual Saham Chelsea Usai Diperiksa Jaksa AS
Pemilik minoritas Chelsea, Mark Walter, dilaporkan berencana menjual 12,8 persen kepemilikan sahamnya di klub Liga Inggris tersebut. Seperti dilansir dari Bola, kabar penjualan saham ini mencuat di tengah proses penyelidikan oleh Kantor Kejaksaan Amerika Serikat di Manhattan bersama Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) atas dugaan penipuan keuangan senilai 16 miliar dolar AS.
Penyelidikan otoritas federal AS tersebut berkaitan dengan penyaluran pinjaman kepada beberapa perusahaan yang terhubung dengan Walter dan konglomerat miliknya, TWG Global. Dana itu diduga dialirkan ke pembukuan perusahaan asuransi milik Walter tanpa adanya pengungkapan transaksi afiliasi untuk mencegah potensi konflik kepentingan.
Menanggapi isu tersebut, pihak manajemen TWG menyampaikan klarifikasi resmi untuk membantah keterlibatan dalam praktik ilegal.
"Mark Walter dan TWG selalu bertindak dengan itikad baik. Mereka yang telah berbisnis dengan Mark mengenalnya sebagai orang yang jujur dan terbuka," kata TWG dalam pernyataannya.
Pihak TWG menegaskan bahwa seluruh skema transaksi yang dilakukan telah sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
"Tidak ada yang berbeda dari transaksi-transaksi ini. Kami yakin masalah ini akan diselesaikan dengan baik," lanjut pernyataan tersebut.
Mark Walter sebelumnya membeli saham Chelsea pada 2022 melalui konsorsium BlueCo bersama Hansjorg Wyss, Todd Boehly, dan Clearlake Capital. Kepemilikan 12,8 persen saham milik Walter setara dengan porsi Wyss dan Boehly, sementara Clearlake Capital tetap memegang kendali mayoritas klub sebesar 61,54 persen.
Jika seluruh porsi saham Walter dialihkan kepada investor baru atau dibeli oleh pemegang saham yang ada seperti Boehly dan Wyss, struktur kendali di Chelsea diproyeksikan tidak akan mengalami perubahan signifikan karena Clearlake Capital masih memegang porsi saham terbesar.
Sebelum munculnya rencana melepas saham di Chelsea, Walter baru saja menjual kepemilikannya di klub basket Los Angeles Lakers kepada Bob Iger dan Joshua Kushner senilai 12,5 miliar dolar AS. Pada saat bersamaan, dua perusahaan asuransi milik pengusaha yang juga menguasai Los Angeles Dodgers itu menerima panggilan grand jury terkait dugaan kesalahan pelaporan investasi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow