Maresca Hadapi Dilema Soal Aturan Kapten di Manchester City

Smallest Font
Largest Font

Manajer anyar Manchester City, Enzo Maresca, memiliki aturan khusus terkait peran kapten tim saat berada di lapangan. Seperti dilansir dari Bola, kebijakan tersebut dapat menghadirkan kendala tersendiri apabila Erling Haaland dipercaya memegang ban kapten.

Maresca resmi mengisi kursi pelatih Manchester City untuk menggantikan Pep Guardiola. Sosok yang pernah menukangi Chelsea tersebut mulai menerapkan pola kepemimpinannya dalam rangkaian tur pramusim di Asia.

Salah satu agenda penting yang harus diselesaikan Maresca adalah menentukan sosok pemimpin baru. Tugas ini mengemuka setelah kapten sebelumnya, Bernardo Silva, memutuskan hengkang ke Real Madrid.

Pada masa kepemimpinan Guardiola, penentuan kapten umumnya dilakukan melalui pemungutan suara antarpemain. Namun, pada musim terakhirnya, Guardiola menunjuk langsung Bernardo Silva setelah sempat menyerahkan peran tersebut kepada Kyle Walker.

Dalam skema Maresca, kapten tim diwajibkan mendatangi area bangku cadangan untuk menerima instruksi setiap kali tim mencetak gol. Pengecualian hanya berlaku apabila gol tersebut dicetak langsung oleh sang kapten.

Kebijakan inilah yang membuat penunjukan Haaland dianggap bisa menyulitkan, mengingat frekuensi mencetak gol striker asal Norwegia tersebut sangat tinggi.

"Di Leicester dan Chelsea, saya punya aturan bahwa ketika kami mencetak gol, kapten harus datang ke bangku cadangan untuk menerima instruksi. Namun, jika kapten yang mencetak gol, dia boleh merayakannya. Kalau Erling menjadi kapten, wah, kami punya masalah. Bisa Anda bayangkan?" ujar Maresca.

Maresca menceritakan pengalamannya saat Ruben Dias menjalankan instruksi tersebut pada laga uji coba. Dias langsung menghampiri bangku cadangan tak lama setelah gol tercipta untuk menyesuaikan taktik.

"Saya pikir, meskipun baru dua atau tiga menit pertandingan berjalan, selalu ada sesuatu yang perlu disesuaikan," kata Maresca.

Haaland sebenarnya sudah beberapa kali mengenakan ban kapten The Citizens. Penyerang yang mencetak 52 gol pada musim 2022/2023 itu juga menjadi pemain pertama yang mengirimkan pesan selamat saat penunjukan Maresca diumumkan.

Selain mencari kapten utama, Maresca berpotensi harus mengisi dua posisi dalam kelompok kepemimpinan tim. Hal ini dipicu oleh rumor kepindahan Rodri yang terus dikaitkan dengan Barcelona.

Proses pemilihan kapten kali ini akan ditentukan sendiri oleh Maresca. Ruben Dias menjadi calon kuat karena dinilai memiliki jiwa kepemimpinan alami sejak didatangkan dari Benfica pada 2020.

Maresca juga mempertimbangkan untuk memasukkan pemain asal Inggris ke dalam struktur kepemimpinan. Nama Marc Guehi dan Phil Foden masuk dalam bursa kandidat tersebut.

Guehi berbekal pengalaman menjadi kapten saat membela Crystal Palace. Sementara itu, Foden yang kini berusia 26 tahun merupakan pemain senior dengan masa bakti terlama di skuad utama saat ini.

Manchester City dijadwalkan bersua Arsenal pada ajang Community Shield pada 16 Agustus. Setelah itu, skuad asuhan Maresca akan membuka laga perdana Premier League melawan Bournemouth pada 23 Agustus.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed