Gianni Infantino Amankan Dukungan Mayoritas Anggota Menuju Kongres FIFA
Presiden FIFA Gianni Infantino dilaporkan telah mengantongi dukungan resmi dari lebih dari 200 asosiasi anggota untuk kembali memimpin badan pengatur sepak bola dunia tersebut, seperti dilansir dari Bola berdasarkan laporan dari The Guardian.
Dukungan masif ini tetap mengalir kepada Infantino di tengah situasi internal yang kurang kondusif menyusul skandal pembatalan skorsing pemain Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun. Mantan Presiden AS Donald Trump dikabarkan sempat melobi FIFA untuk meninjau kartu merah striker tersebut.
“Dari laporan yang dihimpun Guardian, hanya tinggal segelintir dari 211 asosiasi anggota FIFA yang belum mengirimkan surat dukungan untuk Infantino. Dengan kondisi ini, ia berada di jalur yang tepat untuk terpilih kembali untuk periode keempat melalui kemenangan mutlak pada kongres bulan Maret mendatang,” tulis The Guardian.
Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) menjadi salah satu dari sedikit federasi di Eropa yang profilnya paling disorot karena belum menyatakan dukungan resmi mereka secara tertulis.
“Sejumlah kecil asosiasi di Eropa termasuk dalam kelompok yang belum memberikan dukungan, dengan Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) sebagai FA dengan profil tertinggi yang belum menyatakan dukungan resmi,” lanjut laporan tersebut.
Bakal calon presiden FIFA wajib diajukan paling lambat pada 18 November sebelum pemilihan resmi digelar pada Kongres FIFA di Rabat, Maroko, tanggal 18 Maret 2027. Hingga saat ini, Infantino berstatus sebagai calon tunggal meskipun beberapa federasi merasa terus ditekan internal FIFA untuk menyatakan loyalitas mereka.
“Kendati demikian, beberapa FA merasa tetap mendapat tekanan terus-menerus dari internal FIFA untuk mengonfirmasi kesetiaan mereka. Secara teori, tindakan menekan seperti itu tidak diizinkan di bawah kode etik FIFA,” tulis laporan The Guardian.
Meskipun terjadi gejolak di kalangan federasi Eropa, upaya untuk melengserkan posisi Infantino dinilai membutuhkan guncangan politik yang sangat masif.
“Infantino sebetulnya tidak perlu bergantung pada dukungan Eropa untuk mendapatkan mandat mutlak. Lagi pula, sebagian besar negara di benua tersebut sudah mengonfirmasi dukungan mereka untuk pemilihan kembalinya. Asosiasi Sepak Bola Inggris (English FA) termasuk di antara pihak yang telah mengirimkan surat dukungan mereka jauh-jauh hari sebelum Piala Dunia dimulai,” tulis Guardian.
UEFA sendiri sempat menyuarakan penolakan terbuka terhadap FIFA terkait insiden Balogun dan pelarangan wasit Somalia Omar Artan. Kendati muncul diskusi tertutup mengenai pencalonan figur alternatif dari Eropa, kesepakatan itu dinilai masih jauh dari realisasi.
“Namun, belum jelas apakah jajaran pimpinan badan sepak bola Eropa tersebut tergerak untuk memberikan dukungan resmi kepada kandidat penantang dalam pemilihan nanti,” tulis laporan The Guardian.
Diskusi internal di lingkaran elite sepak bola Eropa saat ini hanya menargetkan hadirnya sosok penantang yang setidaknya mampu memicu debat publik yang sehat mengenai arah tata kelola FIFA.
“Beberapa sumber yang dekat dengan hierarki sepak bola Eropa merasa bahwa seorang kandidat yang setidaknya mampu mengumpulkan 30 atau 40 suara sudah cukup untuk membuka debat publik yang sah mengenai tata kelola dan arah kebijakan FIFA ke depan.” tulis laporan The Guardian.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow