FA Larang Dinding Beton di Stadion demi Keselamatan Pemain
Keselamatan pemain di lapangan kini menjadi prioritas utama Federasi Sepak Bola Inggris (FA) dengan memberlakukan regulasi baru fasilitas stadion. Dilansir dari Bola, FA resmi melarang penggunaan dinding pembatas keras mulai musim 2026/2027.
Aturan ini melarang penggunaan pembatas berbahan bata padat, breeze block, dan beton pada National League System. Kebijakan berlaku untuk klub putra level satu hingga enam serta klub putri level tiga dan empat.
Langkah tegas ini diambil seusai peninjauan keselamatan akibat tragedi yang menimpa Billy Vigar. Mantan pemain muda Arsenal berusia 21 tahun itu meninggal dunia akibat cedera otak fatal pada September tahun lalu.
Mendiang Vigar, yang saat itu membela Chichester City, mengalami benturan keras dengan dinding beton di pinggir lapangan. Peristiwa tragis tersebut terjadi ketika ia berusaha mengejar bola saat menghadapi Wingate and Finchley.
Regulasi anyar mewajibkan klub segera membongkar pembatas keras di area stadion. Jika struktur tidak memungkinkan untuk dibongkar, pihak klub diwajibkan memasang perlindungan pelapis yang aman.
Dari total 900 klub yang terkena dampak aturan ini, sekitar 160 klub telah menerima pemberitahuan resmi. Pihak federasi meminta mereka segera memodifikasi minimal satu bagian dari fasilitas stadion.
Kompetisi dan pertandingan tetap diizinkan berlangsung selama proses renovasi berjalan. Namun, pengelola klub diminta terus mengevaluasi risiko serta menyusun rencana perbaikan secara berkala.
Guna meringankan beban finansial klub, FA bersama Premier League mengucurkan dana khusus. Bantuan keuangan tersebut disalurkan langsung melalui program Premier League Stadium Fund yang sudah beroperasi.
Desakan PFA dan Riwayat Insiden
Sebelumnya, insiden serupa juga pernah dialami oleh pemain Bath City, Alex Fletcher, pada 2022 lalu. Benturan keras di tepi lapangan membuat Fletcher sempat tak sadarkan diri dan koma.
Asosiasi Pesepak Bola Profesional Inggris (PFA) bersama Menteri Olahraga Inggris saat itu, Stuart Andrew, sempat menyurati otoritas sepak bola pada Juni 2023 untuk menuntut peninjauan ulang standar keselamatan.
PFA mendorong perbaikan kriteria akreditasi stadion agar larangan dinding beton masuk dalam regulasi resmi. Juru bicara PFA mengapresiasi keputusan tegas yang akhirnya diterbitkan oleh FA.
"Setelah kematian tragis Billy Vigar tahun lalu, kami kembali menyoroti kekhawatiran ini dan memperjelas pandangan kami bahwa kurangnya perkembangan dan kepemimpinan dalam persoalan ini tidak dapat diterima," kata juru bicara PFA.
PFA berharap proses pembongkaran pembatas berbahaya tersebut mendapat pengawasan ketat. Pengelola kompetisi juga diminta memberikan dukungan penuh agar modifikasi fasilitas dapat rampung secepatnya.
"Keselamatan pemain harus selalu menjadi yang utama," kata juru bicara PFA.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow