Erwan Setiawan Imbau Bobotoh Tidak Datang ke Bali

Smallest Font
Largest Font

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengimbau seluruh Bobotoh agar tidak memaksakan diri hadir di Bali untuk menyaksikan laga semifinal Piala Presiden 2026 antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta pada Senin, 3 Agustus 2026, sebagaimana dilansir dari Bola.

Dukungan terbaik bagi klub dinilai dapat dilakukan melalui kegiatan nonton bareng di daerah masing-masing demi menjaga keamanan dan nama baik tim. Pasalnya, laga semifinal dan final turnamen ini dijadwalkan berlangsung tanpa penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada 4 dan 6 Agustus 2026.

"Saya mengimbau Bobotoh tidak memaksakan datang ke sana (Bali). Lebih baik kita nobar saja. Nikmati pertandingan Persib melawan Persija bersama-sama," kata Erwan Setiawan, Wakil Gubernur Jawa Barat.

Langkah pencegahan tersebut dinilai krusial guna menghindari insiden yang berpotensi merugikan posisi Persib. Saat ini, performa dan status klub sedang menjadi perhatian publik sehingga pelanggaran sekecil apa pun berisiko memicu sanksi.

"Jadi jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Saat ini Persib menjadi incaran semua klub, bahkan ada pihak-pihak yang tidak menginginkan Persib kembali juara. Jangan sampai turnamen ini jadi alasan untuk memberikan sanksi bagi Persib," kata Erwan Setiawan, Wakil Gubernur Jawa Barat.

Putra dari Manajer Persib Umuh Muchtar ini mengingatkan pentingnya menjaga disiplin serta mematuhi aturan yang telah ditetapkan penyelenggara.

"Jadi kepada tim tetap fokus, kepada Bobotoh, dukung Persib dengan sebaik-baiknya, ikuti aturan, jangan memaksakan datang ke sana," kata Erwan Setiawan, Wakil Gubernur Jawa Barat.

Meskipun pertandingan diselenggarakan tanpa kehadiran penonton di dalam stadion, semangat dukungan para suporter diharapkan tidak surut.

"Sebagai Bobotoh, apapun keputusan panitia Piala Presiden, kita tetap mendukung Persib walaupun tidak secara langsung ke stadion," kata Erwan Setiawan, Wakil Gubernur Jawa Barat.

Skuat Maung Bandung dipastikan tetap berangkat ke Pulau Dewata guna menjalani laga krusial tersebut.

"Mau tidak mau Persib harus berangkat ke Bali untuk menghadapi semifinal melawan Persija," kata Erwan Setiawan, Wakil Gubernur Jawa Barat.

Laga klasik kontra Persija Jakarta diakui bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan duel yang mempertaruhkan gengsi dan nama besar klub di panggung nasional.

"Memang ada yang beranggapan lebih baik fokus ke liga 1 atau liga Champions Asia. Tapi ini soal gengsi. Gengsi kesebelasan Persib dan nama besar Persib juga dipertaruhkan," kata Erwan Setiawan, Wakil Gubernur Jawa Barat.

Kekuatan Persib belum berada dalam kondisi ideal lantaran tujuh pemain utamanya sedang membela Timnas Indonesia, sementara kubu lawan juga mengalami situasi serupa.

"Kalau Persib tampil dengan kekuatan penuh, saya sangat optimistis bisa menang. Sekarang peluangnya fifty-fifty karena Persija juga beberapa pemainnya ke Timnas," kata Erwan Setiawan, Wakil Gubernur Jawa Barat.

Faktor keamanan menjadi pertimbangan utama pihak panitia dalam menetapkan regulasi tanpa penonton demi kelancaran turnamen hingga laga puncak.

"Saya sangat berharap Persib tetap fokus dan bisa memenangkan pertandingan semifinal ini. Memang tanpa penonton di Bali, tetapi saya memahami keputusan itu karena faktor keamanan menjadi prioritas," kata Erwan Setiawan, Wakil Gubernur Jawa Barat.

Selain pertandigan Persib menghadapi Persija Jakarta, semifinal Piala Presiden 2026 juga mempertemukan Persebaya Surabaya dengan Arema FC Malang tanpa penjualan tiket untuk penonton.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow