Erick Thohir Tegaskan Sepak Bola Indonesia Makin Menunjukkan Kebangkitan
Kemajuan signifikan berhasil diraih sepak bola nasional dalam beberapa tahun terakhir, sebagaimana dilansir dari Bola.
Kepastian dari FIFA terkait penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi bukti nyata perkembangan tersebut.
Turnamen bentukan baru FIFA ini rencananya bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta serta Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung.
Menpora sekaligus Ketua PSSI Erick Thohir menyampaikan bahwa pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan federasi telah memulai koordinasi bersama lembaga terkait.
Peningkatan kualitas sepak bola nasional dinilai tidak terlepas dari kolaborasi menyeluruh seluruh pemangku kepentingan.
"Kalau ditanya mengenai dukungan pemerintah, Bapak Presiden, saya rasa saya sudah sampaikan, tidak mungkin sepak bola kita seperti ini tanpa dukungan masyarakat sepak bola, pemerintah pusat, pemerintah daerah, semua stakeholder," ujar Erick Thohir.
"Kalau ditanya apakah sepak bola kita sudah bangkit? Sudah bangkit. Kita bisa lihat kita juara SEA Games setelah 32 tahun, ya kan?" jelasnya.
Keberhasilan Timnas Indonesia U-23 merebut medali emas pada SEA Games 2023 di Kamboja menjadi fondasi awal untuk membangun prestasi yang lebih besar.
Proses peningkatan kualitas tim nasional melingkupi peran krusial para pelatih, klub, hingga dukungan pemerintah.
"Nah, memang tentu konteks yang lainnya kita bisa lihat, kita juga harus apresiasi kepada semua pelatih tim nasional. Mau coach Indra Sjafri, coach Nova Arianto, coach Shin Tae-yong, coach Patrick Kluivert, coach John Herdman, mereka sudah melakukan yang terbaik yang mereka sudah berikan," ucapnya.
"Tetapi tentu kita semua dukung, segala kebutuhan pelatih, apakah dari kompetisi dalam negeri ataupun dari para pemain yang dibesarkan di luar negeri, ya menteri kita dukung maksimal. Pemerintah hadir," imbuhnya.
Strategi Blueprint Menuju 2030
Pengembangan jangka panjang PSSI juga menyasar sektor sepak bola putri yang mulai menunjukkan peningkatan prestasi.
PSSI saat ini sedang mematangkan susunan blueprint pengembangan sepak bola nasional menuju tahun 2030.
"Ya, ini Menkumham hadir. Pada saat hal-hal itu kita berikan yang maksimal. Jadi kalau kita bicara tentu hasil-hasil prestasi juga jangan dilihat hanya yang putra. Yang putri, yang selama ini belum terlihat, kemarin sudah mulai ya, juara back-to-back walaupun di kasta kedua," ungkapnya.
"Tapi ini kan langkah, langkah ke atas. Dan itulah kenapa dari PSSI, ini ada Pak Sekjen, kita menyiapkan juga bagaimana strategi blueprint menuju 2030. Nah, tentu tidak bisa kerja sendiri," ucapnya.
Erick Thohir pun mengimbau publik untuk memberikan perlindungan serta wujud dukungan yang wajar kepada para pemain maupun pelatih.
"Dan saya memohon dengan hormat tadi, perlindungan kepada pelatih dan pemain harus ada. Jangan sampai kita menjadi bangsa yang memecah belah kita sendiri. Ya, pemain itu punya keluarga, punya perasaan," kata Erick Thohir.
"Mereka juga berkorban untuk nusa dan bangsa. Jadi ini hal-hal seperti ini yang saya rasa tentu ya sebagai pecinta tim nasional, ketika tim nasional baik, naik, atau sedang turun, ya kita harus sama-sama. Karena tadi, semua sudah memberikan yang terbaik. Ya, tentu hasil berbeda-beda," terangnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow