Empat Tim All Stars Amankan Tiket Semifinal MilkLife Soccer Challenge 2026

Smallest Font
Largest Font

Persaingan sengit memperebutkan tiket semifinal MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All Stars 2026 telah rampung digelar di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. Seperti dikutip dari Bola, babak perempat final yang berlangsung pada Jumat (26/6/2026) ini meloloskan tim All Stars Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan sang juara bertahan Kudus. Pada partai pembuka, All Stars Jakarta sukses memetik kemenangan telak 4-0 atas tim debutan All Stars Malang.

Pertahanan kokoh Malang sempat menyulitkan Jakarta sebelum akhirnya Anisa Tri Sholica membuka keunggulan pada menit ke-13 setelah memanfaatkan umpan Maura Jihan Athifa.

Memasuki babak kedua, dominasi Jakarta berlanjut lewat gol tembakan jarak jauh Albianca Raula di menit ke-26. Pesta kemenangan Jakarta digenapi oleh gol Anindhita El Hebsy pada menit ke-33 serta gol kedua dari Anisa di menit ke-39.

Meski tersingkir, penggawa Malang memetik pelajaran berharga untuk terus mengasah potensi mereka di level nasional. Gelandang All Stars Malang, Adelice Maureen Hanum Faisal, menyatakan bahwa hasil ini justru memicu semangatnya untuk berlatih lebih giat.

"Setelah merasakan bertanding di MLSC All-Stars 2026 semakin menambah motivasi aku untuk berlatih lebih keras dan tetap rendah hati. Semoga selanjutnya kemampuan kita bisa melampaui teman-teman dari kota lain juga," ucap Adelice. Pada laga lain, All Stars Surabaya berhasil melangkah ke semifinal setelah membalikkan keadaan dan menang 2-1 atas runner-up tahun lalu, All Stars Solo. Solo sebenarnya unggul cepat pada menit ketiga melalui sepakan jarak jauh striker andalan mereka, Ika Wonda, ke pojok kanan atas gawang.

Surabaya merespons dengan meningkatkan intensitas serangan hingga Emily Zitara menyamakan kedudukan pada menit ke-13.

Empat menit setelah babak kedua dimulai, Jesshica mengunci kemenangan Surabaya lewat tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti memanfaatkan celah di lini tengah. Kapten All Stars Surabaya, Locita Waranggani Olah Nismara, mengapresiasi ketangguhan mental rekan-rekannya yang tidak kendur setelah kebobolan lebih dulu. "Setelah kebobolan, yang saya sampaikan ke teman-teman ‘Ayo mental juara!

Pasti bisa. Ayo kuat, semangat! Kita belum belum kalah, waktu masih banyak’.

Untuk besok, fisik juga harus dipersiapkan, karena semifinal pasti lebih berat," ucapnya.

Pelatih Kepala All Stars Solo, Maya Susmita, tetap memuji perjuangan anak asuhnya yang terus memberikan perlawanan maksimal hingga laga usai.

"Pembelajarannya, mentalnya harus lebih kuat lagi dan anak-anak harus lebih banyak jam terbang. Jadi jangan cuma mengandalkan di MilkLife Soccer Extra Training aja, tapi bisa ikut ke SSB. Sehingga All-Stars Solo tahun depan bisa benar-benar siap bertanding dengan prestasi lebih tinggi," harapnya. Sementara itu, duel ketat antara All Stars Yogyakarta dan All Stars Semarang harus ditentukan lewat drama adu penalti setelah bermain imbang tanpa gol di waktu normal.

Ketangguhan kiper Yogyakarta, Safa Hafiza, menjadi pembeda setelah dirinya sukses menepis empat dari lima tendangan penalti pemain Semarang. Sebaliknya, All Stars Semarang hanya mampu menggagalkan satu eksekusi penalti dari kubu lawan, sehingga Yogyakarta keluar sebagai pemenang.

Pemain tengah All Stars Yogyakarta, Aqilla Azahra Putri Yuana, mengakui rapatnya tekanan dari lini pertahanan Semarang membuat timnya harus bermain sabar. "Gregetan tadi pressing terus, tapi untuk menghadapi semifinal besok aku akan istirahat cepat dan tidak meremehkan lawan. Aku dan tim pasti akan berjuang mati-matian lawan All-Stars Jakarta besok," ucapnya bersemangat. Pemain depan All Stars Semarang, Janeeta Alodya, mengaku mendapat atmosfer bertanding yang luar biasa meski langkah timnya harus terhenti di babak delapan besar.

"Pertandingan-pertandingannya seru sekali, serasa di final. Semoga All-Stars Semarang lebih berkembang lagi sehingga di tahun depan bisa jadi juara," kata Janeeta.

Pada laga pamungkas perempat final, juara bertahan All Stars Kudus menjaga asa mempertahankan gelar setelah membungkam All Stars Tangerang dengan skor 2-0. Kudus mendominasi babak pertama dengan penguasaan bola, namun rapatnya barisan pertahanan Tangerang membuat skor kacamata bertahan hingga turun minum. Kebuntuan pecah pada menit ke-22 babak kedua setelah Rara Zenita Fatin mencetak gol pembuka memanfaatkan umpan terobosan Giada Soebianto.

Raisha Qaireen Batrisyia kemudian menggandakan keunggulan Kudus pada menit ke-37 lewat skema permainan yang matang.

Rara Zenita Fatin mengaku bersyukur atas gol pembuka yang dicetaknya dan menilai hal itu terwujud berkat kerja sama serta kepercayaan seluruh tim. "Untuk besok saya ingin kita lebih semangat dan kuat lagi," katanya.

Babak semifinal yang berlangsung di Supersoccer Arena pada Sabtu (27/6) akan mempertemukan All Stars Jakarta melawan All Stars Yogyakarta, serta All Stars Surabaya menantang All Stars Kudus.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed