Ederson Ungkap Kebingungan Usai Batal Pindah ke Manchester United
Gelandang Atalanta, Ederson, memberikan penjelasan resmi terkait batalnya proses kepindahan ke klub Liga Inggris Manchester United pada bursa transfer musim panas ini. Kepastian tersebut disampaikan sang pemain menjelang laga kualifikasi Conference League melawan Hapoel Tel Aviv, Kamis (20/8/2026), dilansir dari Bola.
Proses transfer pemain asal Brasil berusia 27 tahun itu sebelumnya telah mencapai kesepakatan nilai transfer senilai 35 juta pounds atau sekitar Rp847 miliar antara Atalanta dan Manchester United. Ederson diproyeksikan menjadi rekrutan pertama manajer Michael Carrick, tetapi kesepakatan batal menyusul hasil pemeriksaan medis lanjutan di Amerika Serikat yang mendeteksi masalah pada lututnya.
Menanggapi batalnya kepindahan ke Old Trafford, Ederson mengaku terkejut dengan keputusan akhir yang diambil manajemen Setan Merah.
"Saya benar-benar tidak tahu apa yang terjadi," ujar Ederson, pemain Atalanta.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses evaluasi kondisi fisiknya sejauh ini tidak mengalami hambatan berarti sebelum keputusan pemutusan proses transfer muncul.
"Saya selalu mendapatkan ketertarikan dari klub lain. Saya bahkan bisa saja bergabung dengan klub Inggris lainnya," kata Ederson.
Ia meyakini kondisi fisiknya tetap berada dalam standar profesional yang baik seperti yang ditunjukkannya dalam beberapa tahun terakhir.
"Semua pemeriksaan berjalan dengan baik. Saya tidak tahu apa yang berubah. Saya sudah empat tahun bersama Atalanta dan selalu bermain," imbuh Ederson.
Ederson sempat berpeluang menunggu opsi penawaran lain sebelum memutuskan menandatangani perpanjangan kontrak bersama klub Liga Italia tersebut.
"Saya bisa saja menunggu dan melihat apa yang terjadi. Namun, hubungan baik dengan klub membuat saya yakin untuk bertahan dan menandatangani kontrak baru," ungkap Ederson.
Kegagalan transfer ke Inggris tidak mengganggu fokus dan kesiapan mentalnya dalam mengarungi kompetisi musim ini.
"Saya memiliki momen luar biasa ketika pergi ke Piala Dunia bersama Brasil. Setelah itu... saya masih tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi," tutur Ederson.
Ia memilih langsung mengalihkan komitmen penuh untuk membela skuad Atalanta pada musim mendatang.
"Namun, yang terpenting adalah saya mampu menghadapi situasi tersebut, kembali dengan mentalitas yang tepat, dan memberikan seluruh kemampuan saya untuk klub yang telah memberikan begitu banyak hal kepada saya," kata Ederson.
Pemain bernomor punggung sentral ini menjamin hubungannya dengan jajaran manajemen dan pendukung Atalanta tetap terjalin erat.
"Saya masih Ederson. Semua orang di sini mengenal saya dan tahu apa yang bisa saya lakukan. Mereka tahu saya akan selalu memberikan segalanya," katanya.
Apresiasi khusus disampaikannya kepada jajaran eksekutif klub yang terus memberikan dukungan moral selama proses negosiasi berlangsung.
"Saya sangat bahagia bisa bertahan di Atalanta. Saya benar-benar berterima kasih kepada klub dan CEO Luca Percassi," kata Ederson.
Dukungan intensif dari jajaran pimpinan klub menjadi alasan utama keputusannya memilih bertahan di Italia.
"Mereka berkali-kali menghubungi saya. Saya merasa mereka selalu berada di sisi saya. Meskipun ada ketertarikan dari klub lain, setelah semua yang terjadi, saya pikir pilihan terbaik adalah bertahan bersama pihak yang benar-benar menginginkan saya. Dan itu selalu Atalanta," ujar Ederson.
Ia mengakhiri keterangannya dengan menegaskan kepuasannya dapat terus berkarier bersama Atalanta.
"Saya bahagia bisa terus mengenakan jersey yang telah memberikan begitu banyak kebahagiaan kepada saya," imbuh Ederson.
Setelah pembatalan transfer Ederson, Manchester United telah merampungkan kepindahan Youri Tielemans dari Aston Villa serta Andrey Santos dari Chelsea, di samping terus mendekati gelandang Brighton Carlos Baleba.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow