Cesc Fabregas prioritaskan Liga Italia Usai Como Tembus Liga Champions

Smallest Font
Largest Font

Pelatih Como, Cesc Fabregas, menegaskan bahwa timnya tetap memprioritaskan kompetisi Serie A Liga Italia dan Coppa Italia untuk musim 2026/2027, sebagaimana dilansir dari Bola. Keputusan tersebut disampaikan Fabregas menjelang laga pembuka musim melawan Udinese di Bluenergy Stadium pada Sabtu (22/8/2026).

Klub berjuluk I Lariani tersebut berhasil mengamankan tiket ke Liga Champions setelah menempati urutan keempat dalam klasemen akhir Liga Italia musim 2025/2026. Pencapaian ini menjadi momen bersejarah karena merupakan kali pertama klub menembus kompetisi antarklub tertinggi di Eropa tersebut.

Meski berhasil mengukir rekor baru, mantan gelandang Arsenal dan Barcelona itu meminta seluruh anak asuhnya untuk segera mengalihkan fokus dan tidak terbuai oleh prestasi masa lalu.

"Kami sangat senang bisa memulai musim baru, tetapi setiap musim selalu dimulai dari nol," ujar Fabregas.

Fabregas menilai partisipasi di pentas Eropa adalah pelengkap dari perjuangan domestik klub yang dinilainya melampaui ekspektasi awal.

"Kami memang akan memiliki beberapa pertandingan tambahan di Liga Champions, tetapi Serie A dan Coppa Italia adalah hal yang paling penting," kata Fabregas.

Pengalaman bertanding di level internasional dipandang sebagai bonus atas konsistensi performa yang mereka tunjukkan selama beberapa tahun terakhir.

"Kompetisi Liga Champions merupakan hadiah tak terduga bagi tim yang dua tahun lalu masih bermain di Serie B," tutur Fabregas.

Jadwal padat di ajang kontinental akan memberikan tantangan fisik dan mental baru bagi sebagian besar kedalaman skuad Como.

"Tak satu pun dari kami pernah bermain di kompetisi Eropa, apalagi Liga Champions. Bermain tiga kali dalam sepekan merupakan pengalaman baru. Kami harus terus mencari motivasi dan energi baru," kata Fabregas.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, pihak manajemen dan tim pelatih sepakat untuk terus menguatkan fondasi klub agar terhindar dari penurunan performa di masa depan.

"Kami tidak boleh melupakan bahwa klub ini memulai semuanya dari nol beberapa tahun lalu. Kami sedang berusaha membangun identitas kuat yang bisa bertahan lima, 10, 15, bahkan 20 tahun ke depan," ujar Fabregas.

Ia menyoroti fenomena beberapa tim yang sempat tampil mengejutkan dalam satu musim namun mengalami penurunan drastis hingga terdegradasi pada musim berikutnya.

"Sebagai contoh, ada beberapa tim yang tampil sangat bagus dalam satu musim, tetapi dua atau tiga musim kemudian justru berada di Serie B. Saya tidak menginginkan hal itu," kata Fabregas.

Penataan fondasi yang berkelanjutan menjadi fokus utama pelatih asal Spanyol tersebut demi menjaga kestabilan posisi klub di kasta teratas.

"Saya ingin membangun fondasi yang kuat di Como," tegas Fabregas.

Guna memperkuat kedalaman tim, Como mendatangkan amunisi baru Mattia Liberali dari AC Milan dengan nilai transfer sekitar 6 juta euro pada bursa transfer musim panas ini.

"Dia memberi saya kepercayaan diri," ujar Fabregas.

Gelandang muda Timnas Italia itu diproyeksikan langsung masuk ke dalam daftar pemain cadangan saat Como berhadapan dengan Udinese pada laga pembuka.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow