Asia Aquatics Puji Potensi Besar Atlet Renang Perairan Terbuka Indonesia

Smallest Font
Largest Font

Executive Director Asia Aquatics Farid Fattahian menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan baru olahraga akuatik di Asia, termasuk cabang renang perairan terbuka. Pernyataan tersebut disampaikan pada hari kedua 12th Asian Open Water Swimming Championship (AOWSC) 2026 di Pantai Jimbaran, Bali, pada Jumat (14/6/2026), dilansir dari Bola.

Perkembangan performa para perenang nasional dalam beberapa tahun terakhir memperlihatkan tren yang menjanjikan di ajang internasional. Peningkatan signifikan tersebut terlihat dari pencapaian para atlet pada kompetisi Islamic Solidarity Games 2025 di Riyadh dan Asian Youth Games.

"Saya melihat hasil yang sangat baik dari perenang Indonesia pada Islamic Games. Begitu pula di Asian Youth Games, mereka mencatatkan hasil yang membanggakan," ujar Farid Fattahian, Executive Director Asia Aquatics.

Kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan dengan luas laut mencapai lebih dari 70 persen mendukung lahirnya atlet kelas dunia. Hal ini menjadi modal kuat dalam pembinaan nomor renang perairan terbuka yang kini sedang digenjot.

"Saya percaya perkembangan atlet renang Indonesia terus meningkat dan melangkah maju secara bertahap. Mungkin pada Asian Games mendatang, kita akan melihat kejutan dari Indonesia," kata Farid.

Selain performa atlet, pihak Asia Aquatics mengapresiasi kualitas pelaksanaan kejuaraan di Bali yang dinilai sukses menunjukkan kapasitas Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional. Kesuksesan tersebut turut didukung oleh kerja sama pemerintah daerah, Kementerian Olahraga, dan PB Akuatik Indonesia.

"Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah, Kementerian Olahraga Indonesia, PB Akuatik Indonesia, dan semua pihak yang terlibat. Kami mendukung Indonesia untuk menghadirkan kompetisi yang aman dan berkualitas," ujarnya.

Penyelenggaraan event internasional ini juga memberikan dampak positif langsung terhadap sektor pariwisata lokal. Lonjakan kunjungan dari wisatawan, keluarga atlet, hingga ofisial membuat tingkat keterisian hotel di Bali meningkat tajam.

"Hotel-hotel penuh terisi. Event seperti ini mendatangkan lebih banyak orang dan perputaran ekonomi ke Bali. Manfaatnya kembali kepada masyarakat melalui kunjungan wisatawan, keluarga atlet, dan ofisial," kata Farid.

Keberhasilan pengelolaan kompetisi di Bali kini mulai menarik perhatian negara-negara Asia lain untuk mengambil peran sebagai penyelenggara. Salah satu negara yang menyatakan ketertarikannya untuk menghelat ajang serupa pada tahun depan adalah Korea Selatan.

"Setelah melihat bagaimana kompetisi ini diselenggarakan dengan sangat baik di Bali, banyak negara menjadi tertarik menjadi tuan rumah pada tahun berikutnya," tuturnya.

Melihat rekam jejak kesuksesan kompetisi terdahulu seperti Asian Games 2018, Indonesia dinilai sudah siap untuk memegang hak penyelenggaraan pesta olahraga yang jauh lebih besar.

"Saya masih ingat Asian Games 2018. Setelah melihat kesuksesan itu, saya percaya Indonesia memiliki potensi besar untuk menggelar event yang lebih besar lagi, bahkan Olimpiade. Dengan destinasi seperti Bali, Indonesia juga berpotensi menjadi tuan rumah Asian Beach Games," ungkap Farid.

Pada pelaksanaan A.Stream Open Water Swimming Bali Series 2026, antusiasme peserta tercatat sangat tinggi dengan jumlah peminat yang membludak saat masa pendaftaran dibuka.

"Kalau dari beberapa yang sudah terdaftar dan kemudian dari beberapa email yang masuk dan ingin menyatakan ingin ikut, saya perkirakan bisa di atas 500 peserta, kalau memang kita buka terus," terang Kiki Taher, Ketua Pelaksana 12th AOWSC dan A.Stream Open Water Swimming Bali Series 2026.

Demi menjaga kualitas kompetisi, PB Akuatik Indonesia membatasi kuota dan hanya menerima total 300 pendaftar resmi. Dari jumlah peserta yang disetujui tersebut, Kiki Taher mencatat bahwa 20 persen di antaranya merupakan perenang yang berasal dari mancanegara.

"Kita punya series ketiga yang akan bersamaan dengan kejurnas. Rencananya, akan kita lakukan di Belitung sebelum Oktober,” tutup Kiki Taher mengenai rencana kelanjutan seri kompetisi renang perairan terbuka berikutnya.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed