Zulkifli Syukur Resmi Garap Asisten Pelatih Garudayaksa FC
Manajemen Garudayaksa FC bergerak cepat mempersiapkan tim menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Seperti dilansir dari Bola, klub pendatang baru ini menunjuk empat asisten pelatih anyar untuk membantu kinerja pelatih kepala Milos Joksic. Salah satu nama yang mencuri perhatian publik dalam jajaran staf kepelatihan tersebut adalah Zulkifli Syukur.
Mantan bek kanan Timnas Indonesia ini diproyeksikan menjadi rekan kerja terdekat bagi Milos Joksic di kursi kepelatihan. Zulkifli Syukur yang kini menginjak usia 42 tahun memiliki rekam jejak panjang di kancah domestik. Figur kelahiran Makassar ini pernah membela sejumlah klub besar seperti PSM Makassar, Persib Bandung, Persmin Minahasa, dan Mitra Kukar.
Prestasi puncaknya di level klub tercipta saat membawa Arema Malang merengkuh gelar juara Liga Super Indonesia 2009/2010. Selain itu, ia juga berhasil mengantarkan timnya meraih trofi Piala Indonesia pada tahun 2010.
Karier internasionalnya bersama Timnas Indonesia membentang dari periode 2010 hingga 2014. Pria yang pernah menjadi andalan di lini belakang Merah Putih ini turut membawa Indonesia melangkah hingga babak final dan meraih posisi runner-up pada ajang Piala AFF 2010. Seturut memutuskan pensiun sebagai pemain, Zulkifli merintis karier manajerial dengan membesut Persela Lamongan di kompetisi Liga 2. Ia juga sempat dipercaya menangani tim PON Sulawesi Tengah serta bertindak sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia U-23.
Komposisi Staf Pelatih dan Kesiapan Garudayaksa FC
Selain Zulkifli Syukur, manajemen tim berjuluk Spirit of Garuda ini memboyong empat tenaga ahli asing. Mereka adalah John Wall, pelatih fisik Pepe Lazaro, pelatih kiper Milan Jovanic, serta analis video Afton Agata.
Media Officer Garudayaksa FC, Yudianto Nugroho, menegaskan perubahan mendasar dalam struktur tim pelatih. "Keempatnya baru semua. Kalau yang lama kan semuanya asisten pelatihnya dari lokal," kata Yudianto Nugroho.
Garudayaksa FC sendiri berstatus sebagai tim promosi usai menjuarai Grup A Championship Pegadaian Liga 2 2025/2026. Meski berstatus pendatang baru, klub siap bersaing ketat melawan tim-tim papan atas seperti Borneo FC, Persebaya Surabaya, Dewa United, Persija Jakarta, hingga juara bertahan Persib Bandung.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow