Timnas Indonesia Cukur Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
Timnas Indonesia mengawali langkah di Grup A Piala AFF 2026 dengan hasil maksimal. Skuad Garuda melibas Kamboja lewat skor 5-1 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026) malam WIB, seperti dilansir dari Bola. Penyerang debutan Mitchell Baker tampil menonjol setelah mencetak tiga gol pada laga ini.
Tiga gol pemain berusia 19 tahun tersebut tercipta pada menit ke-6, 15', dan 56'. Dua gol tambahan Timnas Indonesia disumbangkan oleh Sandy Walsh serta Jens Raven. Sementara itu, Kamboja mendapat satu gol hiburan akibat aksi bunuh diri kiper Nadeo Argawinata.
Kemenangan telak ini menjadi modal berharga bagi tim asuhan John Herdman. Pada laga berikutnya, Indonesia bakal melakoni laga tandang melawan Timor Leste di Chonburi, Thailand, Jumat (31/7/2026).
Lini serang Skuad Garuda menunjukkan efektivitas tinggi sepanjang pertandingan. Empat dari lima gol yang bersarang ke gawang lawan berasal dari kontribusi para pemain berposisi striker. Pelatih John Herdman menerapkan formasi lini depan yang berbeda dari biasanya. Beckham Putra ditempatkan di sisi kanan, Thom Haye berperan sebagai penyerang bayangan yang bergerak ke kiri, sedangkan Mitchell Baker dipasang sebagai juru gedor utama.
Strategi tersebut berjalan efektif di lapangan. Aliran bola dari lini belakang dan tengah memfasilitasi Baker untuk memenangi banyak duel menghadapi pertahanan Kamboja. Mayoritas gol lahir melalui skema permainan terbuka dari umpan silang dan terobosan. Hanya gol Sandy Walsh yang tercipta memanfaat situasi bola mati lewat eksekusi sepak pojok.
Dominasi Mitchell Baker dan Catatan Evaluasi
Postur menjulang setinggi 196 cm milik Mitchell Baker menjadi ancaman nyata bagi kiper Kamboja, Kimhuy Hul. Gol pertamanya tercipta lewat tandukan memanfaatkan umpan lambung Thom Haye. Sembilan menit berselang, Baker menggandakan keunggulan usai menerima umpan silang Eliano Reijnders.
Pemain muda tersebut kemudian melengkapi catatan hattrick pada menit ke-56, kembali memanfaatkan umpan udara Thom Haye. Kendati meraih kemenangan besar, tim kepelatihan tetap memiliki sejumlah catatan evaluasi. Aliran bola Indonesia beberapa kali terputus pada babak pertama akibat serangan Eliano Reijnders dan Beckham Putra yang dihentikan lawan.
Intensitas tekanan Timnas Indonesia juga mengalami penurunan pada babak kedua. Beberapa peluang emas gagal membuahkan gol tambahan, termasuk tembakan Egy Maulana Vikri yang masih membentur tiang gawang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow