Suporter Spanyol Tuntut Pencabutan Penghargaan Messi Setelah Final Piala Dunia 2026
Sejumlah suporter Timnas Spanyol menandatangani petisi menuntut pencabutan penghargaan Princess of Asturias Award for Sports 2026 yang baru diterima Lionel Messi, akibat kontroversi saat final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol di New York New Jersey Stadium, 20 Juli.
Argentina kalah 0-1 dari Spanyol di babak tambahan waktu lewat gol Ferran Torres. Sepanjang pertandingan, Argentina tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran, sementara Spanyol membuat 12 dari 20 percobaan mengarah ke gawang, menurut laporan dari Bola.
Selain taktik pelatih Lionel Scaloni yang mendapat sorotan, perilaku pemain Argentina juga menuai kritik. FIFA tengah menyelidiki dugaan pelanggaran kode disiplin yang dilakukan pemain dan staf Argentina pasca final, termasuk perselisihan yang melibatkan Leandro Paredes dan asisten pelatih Roberto Ayala dengan kubu Spanyol.
Meski tidak terlibat keributan, Messi dikritik karena aksinya yang dianggap mencoba membuat bek Spanyol, Marc Cucurella, mendapat kartu merah dengan menutupi mulutnya saat berbicara kepada lawan, sesuai aturan baru Piala Dunia 2026 yang dapat berakibat langsung kartu merah.
Mantan wasit FIFA, Mark Halsey, menilai tindakan Messi buruk karena Cucurella tidak terkesan berbicara agresif kepada Messi. Komentator Piers Morgan juga mengecam tindakan tersebut.
"Saya pikir itu menjijikkan. Dia sengaja mencoba membuat Cucurella diusir dengan cara yang paling memalukan dan mengerikan yang bisa dibayangkan," ujar Morgan.
Media Spanyol COPE melaporkan insiden ini memicu petisi yang menuntut pencabutan gelar Princess of Asturias Award for Sports 2026 yang diterima Messi sebagai pesepak bola pertama penerima penghargaan tersebut.
Komite penghargaan menilai Messi tidak hanya memiliki bakat luar biasa dan karier istimewa, tetapi juga kontribusi sosial yang berkelanjutan dalam mendukung akses pendidikan dan layanan kesehatan bagi anak-anak kurang beruntung.
Komite juga mengapresiasi sikap Messi yang menjadi teladan, termasuk konsistensi, kerendahan hati, dan komitmennya pada permainan tim.
Saat menerima penghargaan pada Juni lalu, Messi menyatakan kebanggaannya karena penghargaan itu bukan hanya atas prestasi di lapangan, tetapi juga kontribusi sosialnya.
"Saya sangat senang dan sangat berterima kasih. Saya ingin menyampaikan hal itu kepada semua orang. Terima kasih dan sampai jumpa lagi," kata Messi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow