Shin Tae-yong Ubah Gaya Main Persija Jakarta Jadi Tiki Taka Agresif
Persija Jakarta bersiap menghadapi musim baru dengan nakhoda anyar, Shin Tae-yong. Klub berjuluk Macan Kemayoran ini mengusung misi bangkit setelah pada musim BRI Super League 2025/2026 hanya mampu finis di peringkat ketiga saat masih dilatih oleh Mauricio Souza.
Manajemen Persija mengikat Shin Tae-yong dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Seperti dilansir dari Bola, pelatih asal Korea Selatan tersebut dibebani target untuk mempersembahkan gelar juara sebagai kado spesial menjelang ulang tahun Jakarta yang ke-500 pada 22 Juni 2027.
Gaya permainan Macan Kemayoran dipastikan bakal berubah total di bawah arahan arsitek baru mereka. Lewat saluran YouTube "JMTV", penerjemah Shin Tae-yong, Jeong Seok-seo yang akrab disapa Jeje, membeberkan strategi yang akan diterapkan.
"Permainan yang diinginkan coach Shin itu, tiki taka dan menyerang dengan agresif karena saat di timnas memang lawan-lawannya lebih baik daripada kita sebenarnya. Makanya, menggunakan taktik bagaimana bisa menang," kata Jeje, mewakili STY.
Taktik ini menjadi pembeda besar jika melihat rekam jejak sang pelatih saat menukangi Timnas Indonesia periode 2020 hingga 2025 yang cenderung bermain reaktif dan mengandalkan serangan balik cepat. Namun, untuk level klub, juru taktik berusia 57 tahun itu optimistis Rizky Ridho dan kawan-kawan mampu mendominasi jalannya pertandingan.
"Tapi, coach Shin yakin, di Persija bisa menguasai penyerangan di dalam pertandingan. Jadi, Persija akan beda banget dan juga formasi. Bisa jadi 4-4-2, 4-2-3-1. Intinya empat bek," imbuh Jeje.
Bekerja di level klub menghadirkan tantangan tersendiri bagi mantan pelatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut, terutama terkait tekanan dari suporter saat melakoni laga tandang.
"Yang pasti beda. Maksudnya, ketika di timnas kan memang semua masyarakat menjadi suporter. Tapi, kalau ini memang beda daerah sudah beda suporter."
"Jadi, ya kami harus menerima dan kalau di timnas memang semuanya memberikan dukungan kepada coach Shin. Tapi, kalau di liga masing-masing tim kan punya suporter."
Mengenai target kompetisi, pelatih baru Macan Kemayoran ini memilih untuk bersikap realistis dan fokus meraih kemenangan dari satu laga ke laga berikutnya demi memuaskan ekspektasi manajemen serta The Jakmania.
"Mungkin dengan beberapa program, harus bisa jadi satu juga dengan suporter. Target kami pasti akan berusaha semaksimal mungkin biar bisa menang di setiap laga," ucap STY via Jeje.
"Kalau kita berprestasi, otomatis akan ada sinergi yang baik. Maksudnya di antara klub dan suporter. Jadi, ya, kami memang harus berusaha setiap pertandingan," imbuhnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow