Sepak Bola Inggris Uji Aturan Baru Kurangi Tactical Timeout Kiper

Smallest Font
Largest Font

Sepak bola Inggris memulai uji coba aturan baru yang mewajibkan tim bermain dengan 10 pemain selama satu menit saat penjaga gawang mendapat perawatan medis di lapangan, dilansir dari Bola.

Aturan ini disepakati oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), Premier League, English Football League (EFL), National League, dan Women's Super League, serta mendapat izin dari International Football Association Board (IFAB) untuk diterapkan musim ini.

Ketika wasit mengizinkan tim medis masuk lapangan untuk kiper, pelatih diberi waktu 10 detik untuk menunjuk satu pemain yang harus keluar lapangan selama satu menit setelah pertandingan dilanjutkan. Jika tidak ada pemain yang ditunjuk, kapten tim otomatis keluar.

Pertandingan Carabao Cup antara Tranmere dan Rochdale menjadi laga pertama yang menerapkan aturan ini.

Penggunaan jeda perawatan kiper dianggap sering dimanfaatkan untuk jeda taktis oleh tim, yang memungkinkan pelatih memberi instruksi saat pertandingan berhenti. Hal ini sering memutus ritme permainan lawan yang sedang dominan.

Pada November lalu, pelatih Leeds United, Daniel Farke, menuduh kiper Manchester City, Gianluigi Donnarumma, berpura-pura cedera untuk menghentikan pertandingan.

Kepala Wasit IFAB, Pierluigi Collina, menyatakan prioritas mereka adalah menghentikan praktik tactical timeout kiper pada rapat tahunan Februari lalu.

Namun sepak bola Inggris memilih pendekatan berbeda dengan menerapkan aturan pemain lapangan harus keluar selama satu menit saat mendapat perawatan, berlaku juga untuk kiper. Tujuannya mencegah tim menggunakan cedera kiper sebagai taktik pertandingan.

Mantan gelandang Liverpool dan pengamat Match of the Day, Danny Murphy, mengapresiasi aturan ini.

"Saya pikir aturan ini bisa diubah dengan sangat cepat. Jika seorang kiper terjatuh karena cedera, daripada dia yang harus keluar, satu pemain lapangan saja yang keluar sehingga semuanya menjadi adil," ujar Murphy.

"Perubahan kecil, tetapi bisa membawa dampak yang sangat besar," lanjutnya.

Wasit masih memperbolehkan pemain mendekati area teknis saat perawatan kiper, namun ancaman kehilangan satu pemain selama satu menit diharapkan membuat tim lebih hati-hati memanfaatkan situasi ini.

Aturan ini tidak berlaku jika kiper tidak membutuhkan tim medis secara langsung atau cedera serius seperti pendarahan, benturan keras, atau gegar otak yang mengharuskannya diganti.

IFAB juga mengumumkan evaluasi penerapan aturan mistaken identity yang digunakan pada Piala Dunia 2026 terkait kartu kuning dan merah, yang akan menjadi bagian evaluasi protokol VAR lebih lanjut.

Hasil uji coba aturan baru terkait perawatan penjaga gawang akan dievaluasi sepanjang musim dan berpotensi diadopsi secara permanen mulai musim 2027/2028.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow