Paul Scholes Sarankan Arsenal Pertahankan Lewis Skelly dan Lepas Zubimendi
Legenda Manchester United Paul Scholes menyarankan Arsenal untuk mempertahankan gelandang muda Myles Lewis-Skelly dan lebih memilih melepas Martin Zubimendi apabila klub membutuhkan dana segar pada bursa transfer musim panas 2026, sebagaimana dilansir dari Bola.
Arsenal, yang menjuarai Premier League musim lalu, terus memperkuat kedalaman skuad untuk mempertahankan dominasi di sepak bola Inggris. Klub London Utara tersebut telah merampungkan kepindahan Bruno Guimaraes untuk memperkuat lini tengah.
Manajemen The Gunners juga masih berburu pemain bertahan serbabisa seperti Ezri Konsa, penyerang sayap kiri baru, hingga penyerang tengah. Kedatangan Guimaraes memicu spekulasi masa depan Lewis-Skelly yang berposisi alami sebagai gelandang tengah, di tengah rumor ketertarikan Manchester United.
Scholes menegaskan bahwa melepas pemain berusia 19 tahun tersebut akan menjadi langkah keliru bagi Arsenal, menyerupai momen saat Manchester United menjual Danny Welbeck ke Arsenal pada 2014 lalu. Ia menilai Zubimendi lebih layak dilepas jika klub membutuhkan anggaran transfer.
"Saya lebih memilih Myles Lewis-Skelly di posisi gelandang tengah daripada Zubimendi," ujar Scholes dalam "The Overlap Fan Debate".
Mantan pemain tim nasional Inggris itu menilai Zubimendi belum tampil maksimal pada musim perdananya setelah diboyong dari Real Sociedad.
"Saya pikir Zubimendi kesulitan musim lalu. Jika ada satu pemain yang akan Anda lepaskan, saya akan memilih dia," tambah Scholes.
Scholes kembali menegaskan kekhawatirannya jika Arsenal membiarkan talenta muda jebolan akademinya hengkang ke klub rival.
"Itu sedikit mengingatkan saya ketika Danny Welbeck meninggalkan Manchester United. Saya membencinya, saya tidak menyukainya," ujar Scholes.
Ia menekankan bahwa kehilangan pemain binaan sendiri selalu membawa kekecewaan besar bagi sebuah klub.
"Danny memang sedikit lebih tua daripada Myles Lewis-Skelly, tetapi ketika Anda kehilangan pemain sendiri, itu mengecewakan," ucap Scholes.
Zubimendi sempat menjadi pilihan utama manajer Mikel Arteta di awal musim, namun perannya menurun menjelang akhir kompetisi. Arteta lebih sering mempercayakan lini tengah kepada duet Declan Rice dan Lewis-Skelly, termasuk pada laga final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow