Samsung Resmikan Peluncuran Global Galaxy S8 pada April 2017
Samsung Electronics secara resmi meluncurkan ponsel pintar flagship Samsung Galaxy S8 dan Samsung Galaxy S8+ ke pasar global pada Jumat, 21 April 2017. Kehadiran perangkat premium ini menandai babak baru dalam industri seluler melalui pengenalan desain layar tanpa bingkai yang disebut Infinity Display.
Peluncuran komersial tersebut dilakukan menyusul acara pengumuman resmi "Samsung Unpacked" yang digelar sebelumnya di New York, Amerika Serikat. Langkah ini mempertegas posisi perusahaan asal Korea Selatan tersebut dalam memimpin inovasi pasar ponsel Android kelas atas.
Menurut laporan resmi Samsung Electronics, distribusi perdana Samsung Galaxy S8 difokuskan pada beberapa pasar utama terlebih dahulu. Wilayah tersebut meliputi Amerika Serikat, Kanada, Puerto Riko, dan Korea Selatan sebelum akhirnya diperluas ke berbagai negara lain di seluruh dunia.
Animo masyarakat terhadap perangkat ini tercatat sangat tinggi sejak masa pemesanan dibuka.
Media Time melaporkan bahwa masa pra-pesan atau pre-order untuk perangkat flagship ini sudah dimulai sejak tanggal 30 Maret 2017, atau hanya berselang satu hari setelah acara pengenalan resminya di panggung New York.
Strategi peluncuran ini terbukti sukses mendongkrak angka penjualan awal yang melampaui rekor generasi pendahulunya. Pihak manajemen menerapkan skema bundel penjualan di beberapa negara untuk menarik minat konsumen, termasuk memberikan bonus perangkat realitas virtual Gear VR secara gratis bagi para pemesan awal.
Spesifikasi Utama Dua Varian Samsung Galaxy S8
Berdasarkan data teknis dari GSM Arena dan PhoneArena, raksasa teknologi ini merilis dua varian sekaligus untuk memberikan opsi ukuran layar yang berbeda bagi pengguna. Kedua model ini mengusung spesifikasi internal yang serupa, namun memiliki dimensi fisik dan kapasitas daya yang disesuaikan.
Berikut adalah rincian spesifikasi utama dari kedua perangkat saat pertama kali dirilis ke publik:
| Fitur dan Komponen | Samsung Galaxy S8 | Samsung Galaxy S8+ |
|---|---|---|
| Ukuran Layar | 5,8 inci Super AMOLED | 6,2 inci Super AMOLED |
| Resolusi Layar | 1440 x 2960 piksel | 1440 x 2960 piksel |
| Chipset (AS / Global) | Snapdragon 835 / Exynos 8895 | Snapdragon 835 / Exynos 8895 |
| Kapasitas RAM | 4 GB | 4 GB |
| Memori Internal | 64 GB | 64 GB |
| Kamera Belakang | 12 MP (f/1.7, Dual Pixel) | 12 MP (f/1.7, Dual Pixel) |
| Kamera Depan | 8 MP (f/1.7) | 8 MP (f/1.7) |
| Kapasitas Baterai | 3000 mAh | 3500 mAh |
| Sistem Operasi Awal | Android 7.0 (Nougat) | Android 7.0 (Nougat) |
Kedua ponsel cerdas ini juga sudah mengantongi sertifikasi ketahanan air dan debu IP68. Fitur proteksi biometrik yang disematkan pun sangat lengkap pada masanya, mulai dari pemindai sidik jari di bagian belakang, pemindai wajah, hingga sensor pemindai iris mata (iris scanner) di bagian bezel atas.
Dampak Industri dan Pembaharuan Desain Komponen
Kehadiran Samsung Galaxy S8 membawa pengaruh besar terhadap tren desain ponsel pintar global di tahun-tahun berikutnya. Keputusan menghilangkan tombol fisik "Home" di bagian depan demi memaksimalkan rasio layar-ke-bodi segera diikuti oleh banyak produsen kompetitor lainnya.
Aspek perbaikan perangkat juga mendapat perhatian dari komunitas teknologi dunia.
Berdasarkan laporan pembongkaran perangkat oleh iFixit, struktur interior gawai ini menggunakan banyak lem perekat kuat pada panel kaca melengkung di bagian depan dan belakang, yang memberikan proteksi maksimal dari air namun membutuhkan keahlian khusus saat melakukan penggantian komponen baterai atau layar.
Selain perubahan eksterior, pabrikan ini juga memperkenalkan asisten virtual berbasis kecerdasan buatan bernama Bixby melalui tombol fisik khusus di sisi samping bodi. Langkah evolusioner ini menegaskan komitmen korporasi dalam mengembangkan ekosistem perangkat pintar yang terintegrasi secara menyeluruh.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow