Robert Alberts Klarifikasi Kasus Pembayaran dengan Persib Bandung

Smallest Font
Largest Font

Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, menjelaskan kasus pembayaran tertunda yang berujung pada sanksi FIFA melalui akun Instagram-nya. Ia merasa perlu untuk meluruskan informasi setelah mendapat komentar negatif mengenai dirinya dan keluarganya. "Saya tidak pernah ingin membawa sengketa pribadi ke ranah publik atau menciptakan masalah yang tidak perlu bagi siapa pun.

Saya memilih untuk mengikuti proses yang tepat dan membiarkan FIFA menangani masalah ini," ujar Robert. Robert awalnya sepakat untuk memperpanjang kontrak dengan Persib dari musim 2021 hingga 2025. Namun, ia memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala pada kompetisi Liga 1 2022/2023.

"Penting untuk dicatat bahwa saya tidak pernah dipecat pada saat itu, melainkan saya mengundurkan diri dari posisi saya sebagai pelatih kepala," kata Robert. Ia menekankan hubungan baiknya dengan manajemen saat itu.

Setelah pergantian manajemen, Robert mencoba membahas pembayaran yang tertunda. "Kami merundingkan pengaturan pembayaran selama masa durasi kontrak saya, dan pada Januari 2025, saya secara pribadi bertemu dengan Adhitia dari manajemen baru," ungkapnya. Dalam pertemuan tersebut, Robert sepakat untuk mengurangi jumlah kontrak yang harus dibayarkan. "Saya sudah berkompromi, sudah mengurangi apa yang menjadi hak saya, dan menyetujui pengaturan pembayaran dengan niat baik," jelasnya.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed