Real Madrid Lepas Dani Carvajal dalam Laga Kontra Athletic Bilbao
Bek senior Dani Carvajal resmi menyelesaikan pertandingan pamungkasnya bersama Real Madrid saat menumbangkan Athletic Bilbao dengan skor 4-2 pada pertandingan terakhir La Liga di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (24/5/2026) dini hari WIB.
Dilansir dari Bola, atmosfer haru menyelimuti stadion sejak sebelum laga dimulai melalui penghormatan guard of honour dari kedua tim, disusul tepuk tangan meriah dari ribuan Madridistas saat Carvajal digantikan pada menit ke-84. Manajemen Real Madrid sebelumnya telah mengumumkan bahwa pemain berusia 34 tahun itu bakal menyudahi masa baktinya yang telah berlangsung sejak tahun 2002 di tim akademi akibat kendala cedera sepanjang musim 2025/2026.
Carvajal menyudahi kariernya di Santiago Bernabeu setelah menyumbangkan total 27 trofi, sebuah catatan yang membuatnya menjadi pemain dengan koleksi gelar terbanyak kedua dalam sejarah klub di bawah Luka Modric. Momentum perpisahan tersebut diwarnai dengan pidato emosional sang pemain di tengah lapangan setelah peluit panjang ditiupkan.
"I am very emotional," ujar Carvajal.
Carvajal kemudian menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Florentino Perez selaku presiden klub yang telah memulangkannya dari Jerman serta membantunya meraih berbagai kesuksesan di kompetisi Eropa.
"The first thing I want to do is thank our president, Don Florentino Perez. He was the one who brought me back from Germany, and we won a lot of Champions Leagues together," lanjut Carvajal.
Pemain didikan akademi Los Blancos ini juga mengenang momen krusial ketika manajemen klub tetap menunjukkan komitmen penuh dengan menyodorkan perpanjangan kontrak baru saat dirinya dihantam cedera lutut parah pada tahun 2024.
"Less than 24 hours after I suffered the knee injury, Florentino Perez did not hesitate to extend my contract. Thank you for that," kata Carvajal.
Selain kepada presiden klub, bek yang sempat dipinjamkan ke Bayer Leverkusen itu memberikan pesan mendalam kepada rekan-rekan setimnya yang telah berjuang bersama melewati berbagai dinamika kompetisi dalam beberapa musim terakhir.
"The last two seasons have not been easy, but I am sure Real Madrid will win again. This club always bounces back, just like its great history," ucap Carvajal.
Carvajal tercatat menjadi bagian penting dari generasi emas Real Madrid sejak kembali dari Jerman pada 2013, di mana ia memenangkan gelar Liga Champions pertamanya pada 2014, diikuti rentetan gelar pada 2016, 2017, 2018, 2022, dan 2024.
"Today I also cannot forget the golden era we lived together. With my departure today, a magnificent era comes to an end. The era of four Champions Leagues in five years, La Decima, and three consecutive titles," tegas Carvajal.
Selain melepas Carvajal, Real Madrid memanfaatkan momen pertandingan pekan terakhir tersebut untuk memberikan salam perpisahan kepada David Alaba yang juga dipastikan hengkang setelah mengabdi selama lima musim dengan raihan sembilan trofi juara.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow