Pelatih PSIM Yogyakarta Menyambut Rencana Bergulirnya League Cup

Smallest Font
Largest Font

Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menyambut positif rencana penyelenggaraan turnamen League Cup 2026/2027 pada Senin (27/7/2026). Dilansir dari Bola, kompetisi baru ini dinilai memberikan peluang besar bagi setiap klub sepak bola nasional untuk memperebutkan trofi tambahan. Pengumuman turnamen tersebut dipandang sebagai langkah maju bagi ekosistem sepak bola di tanah air.

Meskipun mendukung, Van Gastel menggarisbawahi tantangan fisik pemain akibat agenda pertandingan musim depan yang sangat padat. "Saya pikir untuk piala domestik ya menurut saya itu hal bagus yang diterapkan sekarang. Satu-satunya hal adalah karena adanya South Asian Cup dan Asian Cup, saya pikir ini jadwalnya akan menjadi sangat padat," ujar Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel.

Dukungan tersebut didasari pada potensi lahirnya prestasi baru bagi tim-tim kontestan. Namun, sang pelatih tidak memungkiri adanya hambatan terkait manajemen waktu dan kebugaran tim.

"Jadi saya sangat senang akan ada Piala Liga, karena menurut saya itu bagus. Anda bisa memenangkan trofi lainnya," sambung Jean-Paul van Gastel. Agenda Super League 2026/2027 sendiri rencananya bergulir mulai 4 September mendatang. Sementara itu, kick-off babak awal League Cup dijadwalkan menyusul pada 3 November 2026.

"Namun di sisi lain, jika Anda melihat betapa padatnya jadwal nanti mungkin ini waktu yang kurang tepat untuk mengadakannya di musim ini. Tetapi secara keseluruhan, saya senang akan ada Piala Liga," kata Jean-Paul van Gastel. Dari sudut pandang manajemen tim, hadirnya wadah kompetisi baru ini dimanfaatkan untuk memberikan alokasi waktu bertanding yang lebih merata kepada para pemain. Kebijakan rotasi dinilai menjadi kunci utama dalam menghadapi padatnya kalender pertandingan.

"Jadi kesempatan terutama pemain lokal yang di Super League kurang menit bermain, ini bisa kita maksimalkan karena di musim lalu banyak pemain muda kita yang sebenarnya punya potensi, tapi mereka kurang dapat bermain," ucap Manajer PSIM Yogyakarta, Iksan Mahar. Format pertandingan yang menggunakan fase grup di tengah pekan juga menuntut persiapan logistik serta fisik yang ekstra. Manajemen klub saat ini masih memetakan calon lawan serta jarak tempuh laga tandang yang harus dihadapi.

"Untuk target kita akan berjuangkan dengan sebaik-baiknya karena prosesnya nanti League Cup akan cukup intens, bermain di midweek terus akan dimulai dengan fase grup. Ada kemungkinan kita bertemu lawan-lawan yang memaksa kita away jauh di luar Pulau Jawa," ujar Iksan Mahar.

Hingga kini, peta kekuatan dan peta persaingan dalam turnamen tersebut masih terus dianalisis oleh jajaran pelatih dan manajemen PSIM.

"Jadi semua hal terkait target itu masih abu-abu sebenarnya. Sekarang kita perlu lihat dulu lawannya seperti apa dan persaingannya juga perlu kita pelajari nantinya," tutup Iksan Mahar.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed