Paris Saint-Germain Tekuk Arsenal Lewat Adu Penalti di Final Liga Champions
Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mempertahankan gelar juara Liga Champions setelah menumbangkan Arsenal lewat adu penalti dengan skor 4-3 (1-1) dalam laga final di Budapest pada Minggu (31/5/2026) dini hari WIB, seperti dilansir dari Bola.
Pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Arsenal sejatinya memimpin lebih dulu melalui gol cepat Kai Havertz pada menit keenam sebelum disamakan oleh eksekusi penalti Ousmane Dembele pada menit ke-65 akibat pelanggaran Cristhian Mosquera terhadap Khvicha Kvaratskhelia.
Kekalahan ini memicu kekecewaan mendalam bagi gelandang Arsenal, Declan Rice, yang tetap mengapresiasi perjuangan rekan-rekan setimnya setelah melewati total 63 pertandingan di semua kompetisi sepanjang musim ini.
"Rasanya sangat menyakitkan. Sangat menghancurkan kalah di final Liga Champions lewat adu penalti," kata Rice kepada TNT Sports setelah pertandingan.
Gelandang Timnas Inggris tersebut juga menambahkan bahwa kekalahan dalam babak adu penalti merupakan hal yang lumrah terjadi dalam sepak bola, bahkan bagi tim-tim terbaik di dunia.
"Kami mencoba melihat perjalanan yang telah kami tempuh sebagai sebuah tim. Ini adalah musim yang luar biasa, pertandingan ke-63 kami di semua kompetisi malam ini, dan kami telah memberikan segalanya hingga titik ini. Kami berhasil membawa pertandingan ke adu penalti.
Saya tahu banyak orang menyebutnya seperti lotre, tetapi memang begitulah sepak bola. Anda bisa menang atau kalah lewat penalti, dan beberapa tim terbaik dalam sejarah juga pernah kalah melalui adu penalti di final. Malam ini kami yang merasakan hal itu.
Yang jelas, kami menang bersama dan kalah bersama," imbuh Rice.
Kendati harus pulang tanpa trofi kompetisi tertinggi antar-klub Eropa tersebut, Rice menegaskan komitmen skuad The Gunners untuk kembali bersaing di musim depan.
"Saya sangat bangga dengan tim ini dan para pemain ini. Musim yang luar biasa, benar-benar luar biasa. Saya tidak bisa cukup memuji semua orang," ujar Rice.
Pemain lini tengah tersebut menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh tim melihat perkembangan performa mereka sejak awal musim dimulai.
"Tentu saja saya sangat kecewa, tetapi saya juga mencoba melihat gambaran besarnya, dari saat kami memulai musim pada Juli tahun lalu hingga posisi kami sekarang. Ini adalah perjalanan yang luar biasa sepanjang musim ini. Kami akan kembali lagi," pungkas Rice.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow