Media Vietnam Soroti Kekuatan Naturalisasi Timnas Indonesia
Media Vietnam, Soha, menyoroti kekuatan proyeksi skuad Timnas Indonesia yang dipenuhi deretan pemain naturalisasi dari kompetisi domestik menjelang turnamen Piala AFF 2026, seperti dilansir dari Bola pada Minggu (5/7/2026).
Kondisi tersebut dinilai membuat pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, harus bekerja ekstra keras dalam merumuskan strategi terbaik untuk menghadapi tim asuhan John Herdman pada laga fase grup yang dijadwalkan berlangsung 3 Agustus mendatang.
"Indonesia mengumumkan skuad yang terdiri dari '11 dari 11 pemain naturalisasi' menjelang Piala AFF, yang menempatkan pelatih Kim Sang-sik dalam posisi yang sulit," tulis Soha.
Analisis dari media tersebut juga memaparkan dampak dari status Piala AFF 2026 yang tidak masuk dalam agenda resmi FIFA, sehingga klub luar negeri tidak memiliki kewajiban melepas pemain mereka.
"Karena Piala AFF 2026 tidak tercantum dalam kalender resmi FIFA, klub-klub tidak diwajibkan melepas pemainnya ke tim nasional. Hal ini berarti Timnas Indonesia hampir pasti tidak dapat memanggil kelompok pemain yang saat ini bermain di Eropa," tulis media Vietnam itu.
Kendati demikian, dukungan finansial dari klub-klub Liga Indonesia dinilai menjadi kunci utama yang mempermudah langkah John Herdman dalam menyusun komposisi tim tangguh di dalam negeri.
"Namun, kesediaan klub-klub di Liga Indonesia untuk mengeluarkan dana membantu pelatih John Herdman membangun skuad yang sangat kuat dengan susunan pemain naturalisasi berkualitas tinggi," lanjut Soha.
Dalam laporannya, Soha memberikan perhatian khusus kepada penyerang Persib Bandung, Ragnar Oratmangoen, yang tercatat pernah membobol gawang Vietnam di Stadion My Dinh serta mencetak gol dalam laga terbaru melawan Oman.
"Setelah menjadi WNI dan bermain untuk Timnas Indonesia sejak 2024, Ragnar mencetak gol debut saat Indonesia menang 3-0 atas Vietnam di Stadion My Dinh. Baru-baru ini penyerang kelahiran Belanda ini mencetak gol dalam kemenangan 3-0 Indonesia atas Oman," ulas Soha.
Saat ini terdapat 12 pemain naturalisasi yang tersebar di berbagai klub Liga Indonesia, dengan Persib Bandung sebagai penyumbang terbanyak yaitu Sandy Walsh, Thom Haye, Eliano Reijnders, Dion Markx, dan Ragnar Oratmangoen. Persija Jakarta diperkuat Mauro Zijlstra, Shayne Pattynama, Jordi Amat, dan Cyrus Margono, sementara Dewa United memiliki Rafael Struick dan Ivar Jenner, serta Bali United yang dihuni Jens Raven.
"Alasan klub-klub Indonesia dapat melepas pemainnya untuk tim nasional adalah karena musim Liga Indonesia 2026/2027 dimulai cukup terlambat pada awal September 2026. Sementara Piala AFF 2026 berlangsung dari 24 Juli hingga 26 Agustus," paparnya.
Faktor jadwal kompetisi domestik yang menguntungkan ini dinilai memberikan keleluasaan penuh bagi skuad Garuda untuk tampil dengan kekuatan maksimal di turnamen Asia Tenggara tersebut.
"Fakta bahwa Timnas Indonesia membawa skuad yang terdiri dari pemain naturalisasi ke Piala AFF jadi tantangan besar bagi semua lawan, termasuk Vietnam," tutup Soha.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow