Manchester United Mundur dari Perburuan Elliot Anderson Karena Harga Mahal

Smallest Font
Largest Font

Upaya Manchester United untuk mendatangkan Elliot Anderson ternyata sempat melibatkan dua mantan pemainnya. Seperti dilansir dari Bola, Phil Bardsley mengungkapkan peran dirinya dan Ryan Giggs saat membujuk sang gelandang di Portugal.

Pertemuan informal tersebut terjadi di sebuah lapangan golf pada awal musim panas. Bardsley dan Giggs secara langsung mencoba merayu Anderson agar mau melanjutkan kariernya bersama skuad Setan Merah.

"Dengarkan, dia pemain yang luar biasa. Saya sangat menyukainya. Saya berada di Portugal pada awal musim panas untuk bermain golf bersama Ryan Giggs dan kami melihat Anderson di lapangan golf, lalu berbicara dengannya untuk mencoba membujuknya bergabung dengan United," tutur Bardsley.

Namun, negosiasi tidak berlanjut setelah Nottingham Forest menaikkan tuntutan harga. Bardsley menilai angka yang diminta Forest sudah tidak rasional untuk profil pemain berposisi gelandang bertahan.

"Dia masih belum yakin dengan apa yang ingin dilakukannya, tetapi lebih dari 100 juta pounds untuk seorang gelandang bertahan seperti dia? Jika saya mengeluarkan uang sebanyak itu, saya ingin seorang pemain yang bisa menambahkan 30 sampai 40 gol ke tim saya dalam satu musim," imbuh Bardsley.

Manchester United akhirnya memilih mundur dari perburuan ketika nilainya menembus angka tiga digit. Anderson lantas resmi berlabuh ke Manchester City lewat kesepakatan transfer fantastis senilai 116 juta pounds.

Kepindahan tersebut menjadikan pemain berusia 23 tahun itu sebagai salah satu pilar Inggris termahal dalam sejarah. Sebelumnya, Forest merekrutnya dari Newcastle United seharga 35 juta pounds sebelum sang pemain menembus tim utama Inggris di Piala Dunia 2026.

Bardsley menilai Manchester City dan Tottenham Hotspur terlalu boros dalam membelanjakan dana. Ia menyoroti lonjakan nilai transfer Anderson serta kepindahan Sandro Tonali yang dinilai melebihi nilai wajar.

"Saya tahu situasi dengan Elliot Anderson sudah sampai pada tahap ketika harganya akan mencapai lebih dari 100 juta pounds dan saya tidak merasa nyaman mengeluarkan uang sebanyak itu untuk seorang pemain seperti dia," ujar Bardsley.

Sebagai perbandingan, Bardsley mengapresiasi langkah Manchester United yang mengamankan Youri Tielemans. Menurutnya, perekrutan kapten Timnas Belgia dari Aston Villa seharga 35 juta pounds jauh lebih masuk akal secara bisnis.

"Mendatangkan Youri Tielemans dengan harga 35 juta pounds adalah bisnis yang sangat bagus. Saya pikir Manchester City dan Tottenham Hotspur benar-benar membayar terlalu mahal untuk Elliot Anderson dan Sandro Tonali," kata Bardsley.

"Itulah yang saya cari dengan biaya sebesar itu. Itu adalah nilai uang yang sepadan. Bandingkan jumlah tersebut dengan apa yang dibayarkan United untuk Tielemans dan itu benar-benar sebuah keuntungan besar," ucap Bardsley.

"Dia adalah pemain yang sudah terbukti di Premier League, dia kapten Belgia, dia bisa memberikan kontribusi dan dia sudah memenangkan trofi. Dia memenangkan Liga Europa bersama Aston Villa musim lalu," ujar Bardsley.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow