Kevin De Bruyne Kritik Terbuka Gaya Main Antonio Conte di Napoli
Gelandang Timnas Belgia, Kevin De Bruyne, melontarkan kritik terbuka kepada Antonio Conte. Hal ini terjadi hanya beberapa hari setelah pelatih asal Italia tersebut resmi meninggalkan Napoli.
Seperti dikutip dari Bola, De Bruyne mengaku tidak menikmati gaya sepak bola yang diterapkan Conte selama musim 2025/2026. Pemain berusia 34 tahun itu bahkan menyinggung sejumlah janji yang tidak pernah terwujud.
Conte sendiri berpisah dengan Napoli melalui kesepakatan bersama setelah kompetisi musim 2025/2026 berakhir. Keputusan tersebut diambil setelah Partenopei gagal mempertahankan gelar Serie A dan finis di posisi kedua, terpaut 11 poin dari Inter Milan.
Perjalanan Napoli di Liga Champions juga mengecewakan karena tersingkir pada League Phase. Satu-satunya trofi yang berhasil diraih klub tersebut pada musim lalu adalah Piala Super Italia.
Musim pertama De Bruyne di Stadion Diego Armando Maradona tidak berjalan mulus karena cedera paha serius pada Oktober. Masalah tersebut membuatnya absen selama empat bulan.
Kondisi ini membuat De Bruyne hanya tampil dalam 21 pertandingan di semua kompetisi. Ia mencatatkan kontribusi lima gol dan empat assist untuk Napoli.
Menjelang Piala Dunia 2026, De Bruyne berbicara kepada Het Nieuwsblad mengenai pengalamannya bekerja bersama Conte. Ia mengakui sejak awal memiliki pandangan berbeda mengenai sepak bola dibanding mantan pelatih Chelsea tersebut.
"Jelas situasinya sulit bagi saya karena Conte memiliki pandangan sepak bola yang sangat berbeda dengan saya," kata De Bruyne.
"Sejujurnya, saya tidak pernah mendapat kesempatan bermain di posisi yang saya sukai. Namun, dalam situasi apa pun saya selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk tim," ungkapnya.
Kritik terhadap Pendekatan Defensif
De Bruyne kemudian menyoroti pendekatan taktik Conte yang dinilainya terlalu berhati-hati di lapangan.
"Kami bermain sangat defensif. Jika Anda mencoba memenangkan setiap pertandingan dengan selisih satu gol menggunakan formasi 4-5-1, maka Anda memainkan jenis sepak bola tertentu," ulasnya.
"Pada awal musim kami bahkan bertahan lebih dalam lagi. Penyerang utama kami hanya mencetak 10 gol, jadi Anda bisa memahami bahwa statistik tim tidak akan terlalu bagus," lanjut mantan bintang Manchester City tersebut.
Janji yang Tidak Terpenuhi dan Spekulasi Masa Depan
Dalam wawancara yang sama, De Bruyne menanggapi pertanyaan mengenai kepergian Conte dari kursi kepelatihan Napoli dengan tegas.
"Bagi saya, ya. Menurut saya, dia tidak wajib bertahan di klub ini," jawabnya.
"Ada sejumlah janji yang disampaikan musim panas lalu mengenai bagaimana kami akan bermain, tetapi pada akhirnya tidak banyak yang benar-benar terjadi."
"Saya menyayangkan hal itu. Sepak bola seharusnya menyenangkan, dan sayangnya saya merasa aspek tersebut tidak ada."
"Tidak ada gunanya berputar-putar. Kami memiliki pandangan sepak bola yang berbeda. Saya tidak pernah bermain di posisi saya selama dilatih Conte," kata De Bruyne blak-blakan.
Komentar tersebut memperkuat spekulasi mengenai masa depan sang pemain di Napoli. Meski menyisakan kontrak satu musim lagi, ia mengisyaratkan bakal membahas situasinya dengan pihak klub.
"Saya masih memiliki kontrak satu tahun lagi, tetapi saya ingin membicarakan situasi ini," ujarnya.
"Tahun lalu banyak pembicaraan mengenai cara kami bermain dan apa yang akan kami lakukan, tetapi semuanya tidak terjadi," imbuhnya.
Saat ini, fokus De Bruyne tercurah pada Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ia masuk dalam skuad Belgia bersama Romelu Lukaku, Jeremy Doku, dan Thibaut Courtois.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow