Juventus Pertimbangkan Boyong Emil Audero untuk Musim 2026/2027
Penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, masuk dalam radar transfer tim raksasa Serie A, Juventus. Pertimbangan ini muncul untuk memperkuat kedalaman skuad Bianconeri menghadapi musim 2026/2027, seperti dilansir dari Bola. Rencana perekrutan tersebut berkaitan erat dengan perombakan sektor penjaga gawang Juventus.
Manajemen klub baru saja mengamankan Guillermo Vicario lewat opsi peminjaman dari Tottenham Hotspur pada musim panas 2026. Manajemen Juventus memproyeksikan Emil Audero sebagai pelapis Vicario di Allianz Stadium. Langkah ini diambil seiring potensi kepergian dua penjaga gawang Bianconeri lainnya, yakni Michele Di Gregorio dan Mattia Perin.
Di Gregorio dilaporkan semakin mendekat ke klub Prancis, Marseille. Sementara itu, Mattia Perin mendapat tawaran dari klub Serie B, Palermo, yang menjanjikannya posisi kiper utama.
Perubahan skenario ini dipicu oleh manuver petinggi Juventus, CEO Giovanni Carnevali dan Direktur Olahraga Frederic Massara. Pihak klub awalnya berburu kiper utama baru sembari mempertahankan Perin, sebelum akhirnya sukses memboyong Vicario. Audero yang kini terikat kontrak dengan Como hingga 30 Juni 2028 dinilai sebagai opsi ideal. Sebagai alumni akademi primavera Bianconeri, ia dianggap memenuhi kriteria komposisi skuad untuk skema pelatih Luciano Spalletti.
Rekam Jejak dan Catatan Performa
Bagi Emil Audero, peluang ini menjadi ajang reuni dengan klub lamanya. Ia pernah menjadi bagian dari tim utama Juventus pada kurun 2015-2017, meski hanya mencatatkan satu penampilan resmi di Serie A saat menang 2-1 atas Bologna pada pekan pamungkas musim 2016/2017. Karier Audero kemudian berlanjut ke beberapa klub seperti Inter Milan, Sampdoria, Como, hingga dipinjamkan ke Cremonese pada musim 2025/2026. Masa peminjaman di Cremonese menjadi momen kebangkitan karier sang penjaga gawang untuk mendapat menit bermain reguler.
Tampil dalam 34 pertandingan bersama Cremonese di Serie A musim lalu, Audero membukukan 11 kali nirevol, kebobolan 50 gol, serta mencatat rata-rata rating 6,84 per laga. Ia terpaksa absen pada empat pertandingan akibat cedera. Performa impresif tersebut menempatkan Audero sebagai kiper dengan jumlah penyelamatan terbanyak di Serie A musim lalu, yakni 125 kali atau rata-rata 3,7 penyelamatan per pertandingan. Indeks tersebut sejajar dengan kiper Sassuolo, Arijanet Muric, serta melampaui pencapaian Mile Svilar dari AS Roma.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow