Jean-Paul van Gastel Soroti Jadwal Padat PSIM Yogyakarta

Smallest Font
Largest Font

Jadwal padat BRI Super League 2026/2027 yang bakal dimulai pada 4 September mendatang mendapat perhatian khusus dari pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, sebagaimana dilansir dari Bola.

Penundaan kompetisi akibat agenda FIFA ASEAN Cup 2026 dan Piala Asia 2027 berdampak langsung pada penumpukan jumlah pertandingan dalam periode yang sangat singkat bagi tim peserta.

Pelatih asal Belanda tersebut menganggap jeda turnamen internasional sebagai hal yang wajar, namun konsekuensi dari penyesuaian kalender tersebut membuat agenda bertanding menjadi sangat ketat.

"Ya, ada FIFA ASEAN Cup, jadi liga ditunda, itu normal. Lalu, Januari ada Asian Cup, liga ditunda lagi, itu juga normal," ujar Van Gastel, Pelatih PSIM Yogyakarta.

Kondisi ini makin berat karena Laskar Mataram juga dijadwalkan berlaga di ajang League Cup.

"Dampaknya, ada rentang waktu di mana jumlah pertandingan sangat padat dalam periode singkat, ditambah lagi ada League Cup," lanjut Van Gastel, Pelatih PSIM Yogyakarta.

Sorotan utama juru taktik berusia 54 tahun itu tertuju pada jadwal babak lanjut kompetisi di pengujung tahun.

"Kalau lihat jadwalnya, November dan Desember itu gila. Januari tidak ada pertandingan, Maret hanya dua laga. Saya tidak tahu apakah ini pernah terjadi sebelumnya, tapi bagi saya ini gila," kata Van Gastel, Pelatih PSIM Yogyakarta.

Sepanjang November 2026, PSIM dijadwalkan memainkan empat laga Super League, disusul enam pertandingan pada Desember. Klub juga harus tampil di fase grup League Cup yang digelar tiap hari kerja pada 3–5 November, 24–26 November, serta 1–3 Desember 2026.

Meski dihadapkan pada jadwal ketat, mantan asisten pelatih Besiktas tersebut merasa puas dengan perkembangan fisik dan mental para pemain selama sebulan masa persiapan.

"Ya, sama seperti musim lalu. Sangat positif, penuh energi. Nanti pada saatnya, saya harus mengambil keputusan siapa yang main dan siapa yang tidak. Di situ baru menarik melihat respons tim," tutur Van Gastel, Pelatih PSIM Yogyakarta.

PSIM datang dengan modal finis di peringkat ke-11 mengoleksi 44 poin pada musim lalu, serta menambah kekuatan dengan mendatangkan lima pemain asing baru yakni Marvin Loria, Ondrej Rudzan, Adrian Purzycki, Adrian Dalmau, dan Mauro Caballero.

"Musim lalu sangat luar biasa. Kami kompak sebagai tim dan semua orang menjalankan tugasnya dengan baik. Semoga hal itu berlanjut," harap Van Gastel, Pelatih PSIM Yogyakarta.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed