Jay Idzes Tampil Gemilang Bersama Sassuolo di Serie A
Persaingan Liga Italia Serie A 2025/2026 meninggalkan kesan mendalam bagi penggawa Timnas Indonesia, Jay Idzes. Pemain berusia 25 tahun tersebut mengundang perhatian publik setelah menuntaskan satu musim penuh berseragam Sassuolo. Seperti dikutip dari Bola, Jay Idzes sukses melewati musim perdananya bersama klub berjuluk I Neroverdi dengan rapor yang sangat gemilang.
Ia langsung melejit dan tidak membutuhkan waktu lama untuk menjadi pilar andalan yang sulit tergantikan di jantung pertahanan sejak diboyong dari Venezia pada musim panas tahun lalu. Sepanjang musim ini, Jay Idzes tercatat memainkan total 35 pertandingan dengan mengantongi 3.063 menit bermain. Ia membukukan rating rata-rata sebesar 6,49 per pertandingan sekaligus mengantarkan Sassuolo finis di posisi papan tengah klasemen akhir.
Selama diperkuat oleh Jay Idzes, Sassuolo berhasil mengemas 14 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan menelan 14 kekalahan. Pencapaian ini terhitung cukup impresif bagi tim yang berstatus sebagai klub promosi sehingga mereka dipastikan bertahan di Serie A musim depan.
Ketika Jay Idzes mengawal lini pertahanan, gawang Sassuolo tercatat kebobolan sebanyak 42 kali. Kendati demikian, kontribusi besar dari bek kelahiran Belanda ini sukses membantu I Neroverdi menorehkan delapan pertandingan tanpa kebobolan atau clean sheet. Dampak kehadiran Jay Idzes semakin terlihat nyata sewaktu ia absen dalam tiga pertandingan musim ini. Tanpa kehadirannya, seluruh laga tersebut berakhir dengan kekalahan bagi Sassuolo dan gawang mereka terbobol sebanyak enam gol.
Mendapat Pujian dan Nilai Tinggi dari Media Italia
Performa menawan bek Timnas Indonesia ini juga menuai ulasan positif dari media asal Italia, Canale Sassuolo, edisi 30 Mei 2026. Dalam evaluasi performa seluruh skuad, media tersebut memberikan nilai 7,5 untuk penampilan Jay Idzes. Nilai yang didapatkan Jay Idzes hanya terpaut 0,5 angka dari Tarik Muharemovic, bek yang paling bernilai di skuad Sassuolo saat ini. Sementara itu, nilai 8 diberikan kepada Ismael Kone, Christian Thorstvedt, dan Domenico Berardi, disusul Armand Lauriente dengan nilai 8,5, serta Nemanja Matic yang meraih rapor tertinggi sebesar 9.
Rapor tinggi ini menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi klub yang berbasis di Reggio Emilia tersebut karena ia dinilai sebagai rekrutan yang sangat tepat. Kemampuan Jay Idzes bahkan dianggap mampu menyamai jejak bek-bek legendaris yang pernah dimiliki oleh Sassuolo. Kehadiran Jay Idzes di lapangan dinilai mengingatkan kembali pada peran krusial Francesco Acerbi dan Paolo Cannavaro.
Kedua pemain tersebut merupakan bek tengah andalan utama Sassuolo sepanjang periode tahun 2014 hingga 2018. "Pemain asal Indonesia ini awalnya merupakan kekuatan media sosial Sassuolo, kemudian terbukti lebih dari itu, sebuah pilar sejati pertahanan Neroverdi. Bersama Muharemovic, ia membentuk duet yang andal, yang membuat kita merindukan masa-masa Acerbi dan Cannavaro," tulis Canale Sassuolo.
"Ia menunjukkan kemampuan passing yang baik, serta mampu membangun serangan dari lini belakang dengan baik," lanjut ulasan Canale Sassuolo.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow