Jadon Sancho Bebas Transfer Setelah Tinggalkan Manchester United

Smallest Font
Largest Font

Karier profesional Jadon Sancho berada di titik terendah setelah resmi menyandang status tanpa klub. Winger berusia 26 tahun tersebut bisa diboyong secara gratis usai masa baktinya bersama Manchester United habis, seperti dilansir dari Bola.

Hingga saat ini, pemain asal Inggris tersebut belum menemukan pelabuhan baru untuk melanjutkan kariernya. Kondisi ini sangat bertolak belakang jika dibandingkan dengan masa keemasannya beberapa musim lalu.

Nama Sancho mulai meroket saat mengambil keputusan berani mengakhiri masa pembinaan di akademi Manchester City. Keputusan pindah ke Borussia Dortmund terbukti tepat karena memberinya menit bermain reguler di level tertinggi Eropa.

Pada musim pamungkasnya di Jerman, Sancho berhasil mencetak 16 gol yang memicu perebutan oleh klub-klub raksasa Eropa. Manchester United akhirnya memenangi perburuan tersebut dengan nilai transfer mencapai 72 juta poundsterling.

Kendati ditebus dengan harga fantastis, performa mengesankan sang pemain tidak pernah benar-benar terlihat di Old Trafford. Situasi semakin memburuk saat konflik terbuka pecah antara Sancho dan manajer Erik ten Hag pada September 2023.

Perselisihan tersebut bermula dari pencoretan nama Sancho dari daftar pemain melawan Arsenal. Ten Hag menyatakan bahwa keputusan teknis tersebut didasari oleh penilaian performa sang pemain selama sesi latihan harian.

"Berdasarkan performanya saat latihan kami tidak memilihnya. Di Manchester United Anda harus mencapai level tertentu setiap hari. Kami memiliki banyak pilihan di lini depan sehingga untuk pertandingan ini dia tidak dipilih," kata Ten Hag, seperti dikutip dari Mirror, Rabu (5/8/2026).

Sancho secara terbuka merespons pernyataan tersebut melalui media sosial dengan mengklaim bahwa dirinya dijadikan kambing hitam. Buntut dari perseteruan ini membuat Sancho diasingkan dari skuad utama dan dipinjamkan ke beberapa klub.

Kritik terhadap kedisiplinan Sancho rupanya bukan hal baru bagi publik sepak bola. Lucien Favre saat menukangi Borussia Dortmund juga pernah menerapkan tindakan tegas terhadap sang winger.

Direktur Olahraga Dortmund, Sebastian Kehl, bahkan sempat melayangkan teguran keras ketika Sancho terlambat kembali dari agenda bersama tim nasional Inggris.

"Seperti setiap pemain lainnya, dia harus tahu bahwa sehebat apa pun Anda, tetap ada batasnya," ujar Kehl.

Aturan kedisiplinan di ruang ganti klub Bundesliga tersebut menurut Kehl bersifat mutlak dan wajib dipatuhi oleh seluruh anggota tim tanpa terkecuali.

"Ada aturan yang berlaku untuk semua pemain di klub ini. Sepak bola adalah olahraga tim. Anda harus konsisten dan terkadang kami harus mengambil keputusan sulit demi kepentingan kelompok," tambahnya.

Daftar pelatih yang menolak mempertahankan sang pemain pun terus bertambah panjang. Unai Emery membatasi kesempatan tampil Sancho di Aston Villa sebelum memutuskan untuk tidak menebusnya secara permanen.

Langkah serupa diambil Chelsea di bawah arahan Enzo Maresca. Manajemen The Blues bahkan dilaporkan bersedia membayar penalti agar tidak diwajibkan mempermanenkan status kepindahan Sancho.

Masa depan Sancho yang tidak pasti sempat memicu rumor liar ketika ia terlihat berlatih bersama Flixton FC, tim kasta ke-10 Liga Inggris. Namun, manajemen klub amatir tersebut segera membeberkan klarifikasi resminya.

"Untuk memperjelas, Jadon tidak menjalani trial bersama klub dan tidak terlibat dalam pembicaraan transfer apa pun," tulis Flixton FC melalui media sosialnya.

Padahal pada musim perdananya berseragam Setan Merah, Sancho hanya mampu menyumbang tiga gol di ajang Premier League. Ole Gunnar Solskjaer yang memboyongnya kala itu sempat optimistis sang pemain bakal menjadi bintang besar.

Sancho sebenarnya sempat membuktikan kapasitasnya saat menjalani masa peminjaman kembali ke Borussia Dortmund pada 2024. Ia berhasil membawa klub tersebut menembus partai puncak Liga Champions usai tampil impresif menyingkirkan Paris Saint-Germain di semifinal.

Sayangnya, kebangkitan tersebut hanya berlangsung singkat. Dua tahun berselang, pemain yang sempat menjadi rebutan klub-klub elite Eropa ini justru sepi peminat di bursa transfer pemain bebas.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed