Igor Tolic Siapkan Opsi Skuad Persib Tanpa Khawatir
Persib Bandung tidak mengkhawatirkan komposisi skuad yang dimiliki saat ini meski hanya mempunyai satu bek sayap kiri murni, Eliano Reijnders. Tim pelatih telah menyiapkan sejumlah skenario untuk mengatasi keterbatasan tersebut.
Klub berjuluk Maung Bandung ini terbilang sangat agresif memperkuat lini depan pada bursa transfer. Manajemen mendatangkan Balsa Sekulic, Luka Menalo, Ragnar Oratmangoen, hingga Mariano Peralta untuk menambah daya gedor. Sektor tengah diperkuat Gakuto Notsuda, sedangkan lini belakang mendapat amunisi Gabriel Mutombo dan Sandy Walsh, sebagaimana dilansir dari Bola.
Pelatih Persib, Igor Tolic, menegaskan bahwa situasi ini bukan masalah besar baginya. Juru taktik asal Kroasia tersebut menilai fleksibilitas posisi para pemain menjadi keuntungan tersendiri untuk meracik strategi.
"Saya menikmati pilihan-pilihan ini. Kamu tahu, Sandy bermain di posisi bek kiri lebih baik daripada bek kanan. Jadi saya punya banyak opsi bermain.
Saya bahkan bisa memainkan sistem yang lain. Saya akan menikmatinya," ujar Igor kepada wartawan, Selasa (21-7-2026).
Walau merasa puas dengan komposisi yang ada, Igor membuka ruang bagi kedatangan amunisi anyar. Ia memberikan sinyal bahwa manajemen masih bisa memberikan kejutan terkait perekrutan pemain sebelum bursa transfer ditutup.
"Jadi, kalau kami mendatangkan pemain lain, kamu bisa terkejut lagi. Jadi, saya lihat orang-orang berkomentar, "Ya kita butuh kiper, kita butuh bek kiri." Kamu tahu, kami tahu apa yang kami butuhkan," ucap pelatih asal Kroasia itu.
"Ini selalu tentang seberapa besar anggarannya, seberapa bagus opsi yang ada karena ini tidak seperti orang lain, "Ya, Pak Glenn datang, lalu investor ada di sana, dan uang mengalir begitu saja, lalu kita menghabiskan uang." Tidak seperti ini," ungkap Igor.
Proses perburuan pemain disebut Igor membutuhkan waktu serta negosiasi yang rumit. Ia mencontohkan proses kepindahan Mariano Peralta yang menguras banyak energi manajemen.
"Soal transfer Peralta, Stanley bekerja tanpa tidur selama satu bulan. Karena itu negosiasi, semua hal terjadi. Itu sangat dinamis, kamu tahu siapa saja pesaingnya.
Jadi, itu tidak mudah. Tapi, kami berhasil menyelesaikannya," katanya.
Fokus Pembentukan Tim
Saat ini, fokus utama Igor adalah menyatukan seluruh anggota tim. Sebagian pemain kunci masih belum bergabung penuh karena harus menyelesaikan agenda pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia di Bali.
"Kami masih belum berkumpul semua karena kami sedang menunggu pemain yang lain datang. Sandy, Ragnar dan semua pemain tim nasional, mereka datang dan kami membentuk tim," jelasnya.
Persiapan menjelang laga Asia Asian Champions League (ACL) dipastikan sangat singkat bagi para pemain label timnas tersebut. Kendati demikian, jajaran pelatih siap mengoptimalkan waktu yang tersisa.
"Ini akan berat karena mereka baru tiba lima hari sebelum pertandingan ACL. Tapi, tidak apa-apa, kami melakukannya dengan pemain yang ada ini. Mereka datang, kami bergabung, lalu bertarung bersama," lanjut Igor.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow