Dejan Lovren Ungkap Hubungan Buruk Mohamed Salah dan Arne Slot

Smallest Font
Largest Font

Mantan bek Liverpool Dejan Lovren mengungkapkan bahwa keretakan hubungan antara Mohamed Salah dan pelatih Arne Slot menjadi pemicu utama hengkangnya sang penyerang dari Stadion Anfield pada akhir musim 2025/2026.

Keputusan krusial ini diambil Salah setelah membela Liverpool selama sembilan tahun penuh prestasi, di mana hubungan yang tidak harmonis dengan Slot disinyalir memuncak sejak Desember 2025 ketika sang pemain dicadangkan dalam laga melawan Leeds United, seperti dilansir dari Bola.

Lovren menyatakan keyakinannya bahwa penyerang asal Mesir tersebut dipastikan bertahan di Liverpool apabila terjadi pergantian posisi pelatih pada musim lalu.

"Ya, dia akan bertahan, 100 persen. Percayalah kepada saya, dia akan bertahan 100 persen," kata Lovren.

Mantan pemain Timnas Kroasia itu menilai manajemen klub tidak bersalah dalam situasi ini, melainkan murni masalah komunikasi antara pemain dan juru taktik.

"Saya tahu itu. Namun, waktunya memang tidak tepat. Hanya orang bodoh yang akan mengatakan kami tidak membutuhkan dia lagi," ujarnya.

Lovren berpendapat bahwa tim asuhan Slot pada musim pertama sebenarnya hanya memanfaatkan fondasi skuat kuat yang sudah dibangun oleh pelatih sebelumnya.

"Maksud saya, jika Anda mengatakan Liverpool tidak membutuhkan Mohamed Salah lagi ketika dia masih bisa bermain di level tertinggi selama dua atau tiga tahun ke depan, berarti ada masalah dalam cara kita memahami sepak bola," imbuh Lovren.

Ia kemudian membandingkan situasi tersebut dengan masa kepemimpinan Jurgen Klopp yang dinilai memiliki ikatan emosional dan rasa saling percaya yang jauh lebih kuat dengan Salah.

"Saya rasa ini bukan soal manajemen. Saya pikir hanya ada satu orang yang menjadi persoalan, yaitu pelatih."

Lovren menambahkan bahwa atmosfer ruang ganti di era sebelumnya jauh lebih kondusif bagi performa para pemain di lapangan.

"Mereka tidak memiliki hubungan yang baik. Katakan saja apa adanya. Dengan Klopp, dia memiliki hubungan yang sangat indah," kata Lovren.

Pria berusia 36 tahun tersebut juga menegaskan bahwa kepergian Salah dengan menyisakan kontrak satu tahun menjadi akhir yang sangat disayangkan.

"Hubungan mereka tidak selalu sempurna, tetapi mereka saling mengenal dengan sangat baik. Mereka saling percaya, saling menghargai. Para pemain melakukan segalanya di lapangan untuk Klopp dan Klopp memberikan kepercayaan kepada mereka."

Menurutnya, penurunan keharmonisan tim mulai terlihat jelas pada musim terakhir kebersamaan mereka di klub.

"Namun, dengan Slot, semuanya justru kebalikannya," ujar bek Liverpool pada 2014-2020 itu.

Lovren mengkritik anggapan publik yang menilai Slot sukses besar pada musim perdana tanpa melihat warisan skuat dari era sebelumnya.

"Sesederhana itu, dan semua orang tahu karena jika melihat delapan atau sembilan musim sebelumnya, semuanya berjalan sangat baik."

Ia merasa akhir kerja sama antara Salah dan pihak klub seharusnya bisa diselesaikan dengan cara yang lebih baik.

"Lalu, pada musim terakhir... sekarang orang akan berkata, 'ya, tetapi mereka juga tampil baik pada tahun pertama Slot'. Namun, saya tidak berpikir demikian karena menurut saya, dia hanya mengambil alih tim yang memang sudah terbentuk," cetus Lovren.

Lovren mengaku tidak mengira situasi internal tim akan memaksa sang bintang pergi lebih cepat dari durasi kontrak yang ada.

"Jadi, seperti yang saya katakan, menurut saya sangat menyedihkan melihat Mo pergi dengan cara seperti ini," ucapnya.

Penilaian objektif tersebut didasarkan Lovren pada kapasitas Salah yang dianggapnya masih kompetitif di level tertinggi sepak bola Eropa.

"I tidak pernah mengharapkannya. Terlebih lagi karena dia masih memiliki satu tahun kontrak lagi," tambah pria berusia 36 tahun tersebut.

Sebelumnya, Mohamed Salah sendiri telah mengonfirmasi secara terbuka mengenai hilangnya hubungan komunikasi dengan Slot setelah sempat berjalan baik di awal.

"Ya, tidak ada hubungan antara kami. Sebelumnya hubungan kami sangat baik, lalu tiba-tiba tidak ada hubungan lagi," jawabnya.

Menjelang laga penutup musim melawan Brentford, Salah sempat mengutarakan bahwa ada dinamika internal di belakang layar yang mendorongnya membulatkan tekad untuk pergi.

"Musim lalu saya belum siap pergi. Namun, sekarang, dengan semua yang terjadi sepanjang musim ini, saya tidak akan menjelaskan secara detail, tetapi Anda tahu bahwa sekarang memang waktunya," tuturnya.

Salah juga sempat melayangkan kritik tersirat pasca-laga tersebut dengan menyatakan harapannya agar Liverpool bisa kembali menerapkan skema permainan menyerang yang agresif.

"Ada banyak hal yang terjadi di belakang layar yang tidak diketahui orang-orang. Saya sudah berdamai dengan semuanya," lanjutnya.

Di sisi lain, fokus berbeda ditunjukkan oleh sektor olahraga Indonesia, di mana pasangan pebulu tangkis ganda putri Fadia dan Tiwi langsung mengalihkan fokus untuk mempersiapkan strategi laga berikutnya demi mendulang poin ranking dunia setelah berhasil melewati babak pertama turnamen Indonesia Open 2026.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed