Delapan Klub Bersaing di Grand Final Indonesia Pingpong League Season 2

Smallest Font
Largest Font

Delapan klub tenis meja bersaing dalam babak Grand Final Indonesia Pingpong League Season 2 yang berlangsung pada 26 hingga 30 Agustus 2026 di Trans Studio Mall Cibubur. Ajang pemungkas kompetisi ini sekaligus dimanfaatkan sebagai ajang pemanasan menuju Asian Games 2026, sebagaimana dilansir dari Bola.

Persaingan babak puncak diisi oleh empat tim putra dan empat tim putri. Sektor putra mempertemukan ONIC Sport Jakarta, PTM Arwana Jaya, PTM Sukun Kudus, serta Zakhwan Sport. Pada sektor putri, peserta yang bertanding meliputi ONIC Sport Jakarta, PTM Arwana Jaya, PTM Sukun Kudus, dan Jasa Raharja Putera.

Seluruh atlet nasional yang diproyeksikan untuk Asian Games 2026 turut memperkuat kedelapan klub peserta tersebut. Indonesia sendiri menyiapkan 10 atlet utama yang terdiri dari lima putra dan lima putri, ditambah dua atlet cadangan. Secara keseluruhan, IPL S2 telah diikuti oleh 153 klub sepanjang musim.

Format pertandingan sektor putra menggunakan tiga nomor tunggal. Sementara itu, kategori putri mempertandingkan dua nomor tunggal dan satu nomor ganda. Penyelenggaraan laga di atrium pusat perbelanjaan sengaja dipilih untuk mendekatkan olahraga tenis meja kepada masyarakat umum.

"Kami adakan di tengah-tengah mall dengan tujuan memasyarakatkan olahraga tenis meja. Diharapkan bisa menarik perhatian pengunjung pusat perbelanjaan sehingga bisa mulai mencintai tenis meja," ujar Sekjen IPL Yon Mardiyono.

Jadwal babak puncak kompetisi ini sempat mengalami pergeseran dari agenda semula. Penyesuaian waktu penyelenggaraan akhirnya diselaraskan dengan agenda persiapan tim nasional dan momen peringatan kemerdekaan.

"Grand Final ini seharusnya dilakukan akhir tahun 2025 tapi tertunda karena ada SEA Games dan beberapa kejuaraan internasional yang diikuti para atlet. Jadi kita undur dan pilih di Agustus ini karena bertepatan dengan HUT RI ke-81 dan bisa jadi persiapan atlet menuju Asian Games 2026," sambung Yon Mardiyono.

Para atlet yang bertanding mengakui persaingan pada babak puncak akan berlangsung ketat karena kualitas lawan yang merata.

"Persiapan kami sangat keras jelang Grand Final. Lawan-lawan yang dihadapi bukan sembarangan jadi persiapan harus maksimal," ujar atlet tenis meja Muhammad Naufal Junindra Irawan berasal dari klub Onic.

Rangkaian acara juga menghadirkan laga ekshibisi antara selebriti Desta Mahendra dan Bedu pada Kamis (20/8/2026) sebagai agenda hiburan untuk menarik minat penonton.

"Saya akan melawan Desta. Kami ingin membantu memasyarakatkan kembali olahraga pingpong ini. Olahraga pingpong sangat bagus karena bisa dimainkan semua kalangan tak peduli usia. Dari anak-anak sampai orang tua juga bisa karena melatih motorik, olahraga yang menyehatkan," papar Bedu dalam jumpa pers.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed