Fortuna Sittard Tahan PSV Eindhoven 2-2 di Eredivisie

Smallest Font
Largest Font

Fortuna Sittard menahan imbang PSV Eindhoven dengan skor 2-2 pada laga pekan pertama Eredivisie 2026/2027 di Stadion Philips, Minggu (9/8/2026) dini hari WIB, seperti dilansir dari Bola.

Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny membawa Fortuna Sittard unggul lebih dulu pada menit ke-42 memanfaatkan kesalahan sundulan bek PSV Ryan Flamingo. Gol tersebut menjadi torehan perdana Romeny dalam laga resmi sejak membela Fortuna Sittard sebagai pemain pinjaman.

PSV menyamakan kedudukan pada menit ke-55 melalui sundulan Ryan Flamingo dari situasi sepak pojok. Tuan rumah kemudian berbalik unggul 2-1 lewat gol Noah Fernandez pada menit ke-74, sebelum Edouard Michut mencetak gol penyama pada masa perpanjangan waktu untuk memaksakan hasil imbang 2-2.

Pemain bertahan PSV menjelaskan situasi yang berujung pada gol pembuka Fortuna Sittard pada babak pertama.

"Pada kejadian pertama, ada bola lambung yang memantul. Saya berniat menyundulnya ke depan, tapi bola justru jatuh di kaki Ole Romeny dan dia mencetak gol," ujar Flamingo.

Ia menambahkan bahwa dirinya berupaya bangkit untuk memperbaiki performa di sisa babak kedua.

"Itu murni sebuah kesalahan. Selanjutnya, tugas saya adalah membalikkan keadaan. Tentu saja sempat ada rasa kesal, tapi Anda tahu masih ada 45 menit tersisa dan Anda harus bangkit," kata Flamingo.

Flamingo juga mengungkapkan alasannya tidak merayakan gol penyeimbang yang dicetaknya secara berlebihan.

"Saat melakukan kesalahan, Anda pasti ingin menebusnya. Kami sering melatih situasi seperti ini, dan kali ini eksekusinya berjalan dengan baik," katanya.

Pengamat Eredivisie memberikan tanggapannya mengenai kerapuhan lini belakang tim besutan Peter Bosz.

"Kami sudah memperingatkan sebelumnya bahwa lini pertahanan adalah titik lemah PSV," ujar Been.

Ia menyoroti banyaknya peluang yang didapatkan tim tamu sepanjang babak pertama.

"PSV terlalu banyak memberikan peluang kepada lawan. Skornya memang baru 0-1, tetapi situasinya bisa saja jauh lebih buruk," kata Been.

Mantan pelatih tersebut juga menilai keputusan Flamingo saat menghalau bola lambung kurang tepat.

"Ini benar-benar kualitas permainan yang sangat buruk. Masa-masa terbaiknya adalah saat bermain di lini tengah Utrecht. Dia sama sekali tidak bisa diandalkan di lini pertahanan," kata Been.

Been memberikan saran tindakan yang seharusnya diambil oleh bek PSV tersebut.

"Keputusan yang jauh lebih baik adalah jika dia langsung membuang bola itu dengan sundulannya," kata Been.

Hasil imbang 2-2 membuat kedua tim mengamankan satu poin pada pekan pembuka Eredivisie musim ini.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed