Jadwal F1 GP Belgia Bentrok dengan Final Piala Dunia 2026
Sejumlah pembalap Formula 1 harus membagi fokus antara menjalani balapan Grand Prix Belgia di Sirkuit Spa-Francorchamps dan menyaksikan laga final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina pada Minggu, seperti dilansir dari Bola.
Pembalap Aston Martin, Fernando Alonso, mengaku perhatian utamanya terbagi lantaran timnya masih mengalami musim yang sulit di papan bawah klasemen dengan hanya mengumpulkan satu poin dari sembilan seri. Kondisi ini berbeda dari musim 2010 saat dirinya masih bersaing ketat di papan atas bersama Ferrari.
Laga final Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pukul 21.00 waktu Eropa, sedangkan balapan GP Belgia dimulai pukul 15.00 waktu setempat. Aston Martin sendiri akan menghadapi akhir pekan berat sebelum meluncurkan pembaruan sasis besar-besaran pada seri berikutnya.
"Situasinya akan berbeda. Kami tidak berharap banyak akhir pekan ini," ujar Fernando Alonso, Pembalap Aston Martin.
Ia menambahkan bahwa dirinya berencana untuk segera meninggalkan lokasi balapan agar tidak tertinggal menyaksikan laga krusial tersebut.
"Sejujurnya, fokus utama saya pada Minggu adalah pulang ke rumah dan menonton pertandingan," kata Fernando Alonso, Pembalap Aston Martin.
Alonso memperkirakan dirinya belum bisa sampai di rumah saat peluit tanda dimulainya pertandingan ditiupkan.
"Ini akan sedikit sulit karena kami langsung terbang pulang," kata Fernando Alonso, Pembalap Aston Martin.
Proses penerbangan pulang tersebut membuat sang juara dunia dua kali berpotensi melewatkan bagian awal laga.
"Jadi, kemungkinan saya baru bisa menyaksikan babak kedua. Babak pertama mungkin akan terlewat," kata Fernando Alonso, Pembalap Aston Martin.
Situasi serupa turut dirasakan oleh pembalap Alpine asal Argentina, Franco Colapinto, serta pembalap Williams asal Spanyol, Carlos Sainz, yang negaranya saling berhadapan di laga puncak.
"Saya pasti akan jauh lebih gugup menghadapi pertandingan daripada balapannya," kata Franco Colapinto, Pembalap Alpine.
Colapinto menyoroti ketegangan yang dialaminya saat menyaksikan laga semifinal sebelumnya saat Argentina menaklukkan Inggris.
"Kemarin kami sangat menikmati pertandingan sekaligus dibuat sangat menderita. Namun, kalau tidak sedikit menderita, berarti Anda bukan orang Argentina," kata Franco Colapinto, Pembalap Alpine.
Meski diwarnai ketegangan tinggi, kemenangan di semifinal memberikan kebahagiaan besar bagi masyarakat Argentina.
"Itu pertandingan yang benar-benar membuat gugup, tetapi setelahnya, kami bisa merayakan dengan penuh sukacita. Malamnya terasa panjang, tetapi sangat menyenangkan," kata Franco Colapinto, Pembalap Alpine.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow