Eduardo Perez Pantau Perkembangan Kompetisi Liga Indonesia
Mantan pelatih Persebaya Surabaya dan PSS Sleman, Eduardo Perez, terus memantau perkembangan kompetisi Super League dari jarak jauh. Juru taktik asal Spanyol tersebut rutin menyaksikan pertandingan Liga Indonesia, seperti dilansir dari Bola.
Eduardo mengungkapkan bahwa dirinya baru saja menyaksikan laga antara Bali United melawan Persib Bandung dalam turnamen Dewata Challenge Series 2026. Perhatian tersebut ia berikan karena sempat berkarier di Indonesia hingga pertengahan musim lalu.
"Saya menonton semua pertandingan. Beberapa hari lalu saya menonton Bali United melawan Persib," ujar Edu.
Pengalaman panjang di tanah air mendasari alasan Eduardo untuk tetap memberi perhatian pada sepak bola nasional. Sebelum menangani Persebaya, juru taktik berusia 49 tahun itu pernah menjabat sebagai pelatih kiper Timnas Indonesia, asisten pelatih Persija Jakarta, hingga pelatih kepala PSS Sleman.
"Saya berusaha menonton semua pertandingan karena, tentu saja, enam bulan lalu saya masih berada di sini bersama Persebaya dan saya ingin mengikuti seluruh kompetisi," kata mantan pelatih kiper Timnas Indonesia itu.
Menanggapi peta persaingan calon juara BRI Super League 2026/2027, Eduardo enggan menunjuk satu nama secara spesifik. Ia menilai komposisi pemain asing yang kerap berubah setiap musim membuat tingkat persaingan antar tim menjadi sulit diprediksi.
"Setiap tahun makin sulit untuk memprediksi karena, Anda tahu, komposisi skuad berubah setiap tahun, bukan? Banyak pemain asing yang berganti dengan pemain asing lainnya. Kita tidak tahu persis seperti apa level pemain-pemain asing tersebut," kata Edu.
Eduardo menyoroti beberapa klub yang tampil menonjol pada musim sebelumnya, seperti Persib Bandung yang meraih gelar juara tiga kali beruntun, serta Persija Jakarta, Malut United, dan Borneo FC Samarinda.
"Menurut saya, musim lalu Persib menjalani musim yang fantastis. Begitu juga Persija dan Malut United. Borneo FC bagi saya juga menunjukkan performa yang luar biasa. Jadi, kita lihat saja," tutur Edu.
Keterlibatan sejumlah klub dalam ajang internasional seperti AFC Champions League diprediksi bakal menambah daya tarik kompetisi musim ini karena jadwal padat yang harus dijalani.
"Saya pikir liga musim ini akan semakin menarik, terlebih karena beberapa tim bermain di AFC Champions League dan harus menjalani dua kompetisi. Jadi, akan sangat menarik untuk melihat apa yang terjadi di liga tahun ini," ujar pelatih yang mengemas empat kemenangan, empat hasil imbang, dan tiga kekalahan saat memimpin Persebaya tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow