Cole Palmer Ceritakan Masa Istirahat dan Rencana Posisi Baru di Chelsea

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Gelandang Chelsea, Cole Palmer, membagikan pengalamannya setelah tidak terpanggil ke skuad Timnas Inggris untuk ajang Piala Dunia 2026. Absennya dari tim nasional membuat pemain berumur 24 tahun tersebut mendapatkan jeda musim panas yang cukup panjang.

Masa istirahat selama tujuh pekan diperoleh Palmer seusai melewati musim yang diwarnai cedera serta penurunan performa bersama Chelsea. Waktu luang yang terbilang panjang itu sempat membuatnya merasa asing karena belum pernah dialami sebelumnya, seperti dilansir dari Bola.

"Itu terasa aneh. Pada minggu pertama, saya bahkan tidak tahu harus pergi ke mana," ujar Palmer, dikutip dari The Sun.

Penggawa kelahiran 6 Mei 2002 ini sempat menggunakan waktunya untuk berlibur bersama keluarga. Namun, jeda kompetisi yang lama justru memunculkan kerinduan untuk segera kembali beraktivitas di lapangan hijau.

"Saya pergi berlibur dan berpikir, 'Setelah ini saya harus ke mana?' Saya juga terus mengecek kapan harus kembali latihan," tutur mantan pemain Manchester City tersebut.

Rasa bosan mulai menghampirinya saat sedang berada di Marbella setelah melewati enam pekan liburan. Momen tersebut disadarinya sebagai hal yang tidak terduga lantaran ia begitu berhasrat untuk segera berlatih kembali.

"Saya duduk di Marbella sambil berpikir, 'Saya ingin segera kembali berlatih.' Saya tidak pernah menyangka akan berpikir seperti itu," ungkapnya.

Meski demikian, waktu istirahat tujuh minggu memberikan dampak positif bagi kebugaran fisiknya. Palmer kini merasa dalam kondisi yang lebih segar setelah menghabiskan waktu bersama keluarganya.

"Liburan saya menyenangkan. Saya mendapat waktu sekitar tujuh minggu, sesuatu yang belum pernah saya rasakan. Saya berlibur bersama keluarga dan sekarang merasa lebih segar," ucap Palmer.

Tidak masuk dalam daftar pemain Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 memberikan dorongan tersendiri bagi Palmer untuk meningkatkan kemampuannya. Walau tidak ikut serta, ia tetap berupaya menyaksikan laga Timnas Inggris di Amerika Serikat.

Perbedaan waktu yang signifikan sempat menjadi kendala baginya saat menonton pertandingan. Hal tersebut membuatnya tertidur saat laga babak 16 besar yang mempertemukan Inggris dengan Meksiko.

"Kalau seseorang mengatakan Anda pada dasarnya tidak cukup bagus untuk masuk skuad, tentu Anda akan berpikir untuk bekerja lebih keras lagi," katanya.

Ia menambahkan mengenai pengalamannya saat berusaha menonton laga tersebut di tengah jadwal liburannya.

"Saya menonton beberapa pertandingan. Karena saya sedang berlibur dan pertandingan berlangsung di Amerika, jadwalnya cukup sulit," jelasnya.

Situasi tersebut membuatnya tidak sempat menyaksikan laga hingga tuntas akibat rasa kantuk yang melanda.

"Saya sempat bertahan untuk menonton Inggris melawan Meksiko, tetapi saya tertidur saat jeda babak pertama," ungkap Palmer.

Fokus Palmer saat ini telah beralih sepenuhnya untuk menyongsong kompetisi baru bersama klubnya. Panggilan kembali ke tim nasional tidak lagi menjadi beban pikirannya untuk saat ini.

"Sejujurnya saya tidak terlalu memikirkan hal itu sekarang. Saya hanya menantikan musim baru bersama Chelsea," ujarnya.

Penanganan Cedera dan Skuad Baru Chelsea

Penampilan yang kurang optimal pada musim sebelumnya diakui Palmer disebabkan oleh cedera pangkal paha. Masalah medis yang didapat sejak awal musim itu merupakan cedera serius pertama dalam karier profesionalnya.

Kondisi tersebut sempat membuatnya bingung dalam mengambil tindakan penanganan. Ia tetap memaksakan diri untuk tampil berain meski tubuhnya membutuhkan waktu untuk pemulihan.

Pemeriksaan medis sempat dilakukan hingga ke Eropa untuk berkonsultasi mengenai kemungkinan tindakan operasi. Namun, setelah melakukan diskusi dengan dokter di Swedia atau Denmark, rencana operasi tersebut akhirnya dibatalkan.

"Saya tidak ingat di mana, antara Swedia atau Denmark. Saya pergi menemui seorang dokter," tuturnya.

Prosedur pembedahan pada akhirnya tidak dianjurkan untuk dilakukan pada masalah cederanya.

"Kami sempat membahas operasi, tetapi akhirnya tidak jadi dilakukan," ujarnya.

Kini kondisi fisiknya telah membaik dan siap diturunkan untuk musim mendatang. Waktu libur panjang terbukti membantu proses pemulihan cedera yang dialaminya.

"Saya benar-benar tidak tahu bagaimana cara menghadapinya," akunya.

Keinginan bertanding yang tinggi membuatnya sempat mengabaikan kondisi fisik di awal munculnya cedera.

"Pada beberapa bulan pertama saat cedera, saya hanya ingin terus bermain, padahal mungkin seharusnya tidak," katanya.

Hal itu berimbas pada kualitas permainannya di lapangan sepanjang musim lalu.

"Jelas, saya tidak bisa bermain seperti yang saya inginkan. Musim itu berjalan buruk secara pribadi karena cedera dan hal-hal lainnya. Namun, sekarang saya merasa baik. Tujuh minggu libur benar-benar membantu dan saya siap kembali," katanya lagi.

Menghadapi musim baru, Palmer menyambut positif kehadiran manajer anyar Chelsea, Xabi Alonso. Komunikasi di antara keduanya bahkan sudah terjalin tak lama setelah pengumuman skuad Piala Dunia.

"Saat saya diberi tahu tidak berangkat ke Piala Dunia, saya rasa dia sudah mengetahuinya, lalu mengirim pesan kepada saya. Saya tidak ingat persis apa isinya," beber pemain yang bergabung dengan Chelsea sejak 2023 itu.

Pesan yang diterima dari sang pelatih memberikan ketenangan baginya untuk fokus pada pemulihan.

"Mungkin dia mengatakan agar saya tidak perlu khawatir atau semacamnya. Hal-hal yang biasa, tetapi itu menyenangkan," ungkapnya.

Diskusi terkait taktik dan perannya di lapangan juga telah dilakukan bersama Alonso. Sang juru taktik berencana menempatkannya pada posisi gelandang serang di belakang penyerang utama.

"Kami sudah berbicara. Dia melihat saya bermain sebagai nomor 10, di ruang antarlini dan dekat dengan penyerang. Jadi, nanti kita lihat saja," terangnya.

Kehadiran staf pelatih baru memberikan energi positif bagi persiapan tim dalam menghadapi persaingan musim depan.

"Sejauh ini semuanya berjalan baik. Dia dan staf pelatih membawa ide-ide baru yang menyegarkan dan saya sangat menikmatinya," ujar Palmer.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed