Aplikasi Xiaomi Sering Keluar Sendiri? Ini Solusi Permanen Menguncinya

Smallest Font
Largest Font

Menyebalkan sekali rasanya ketika sedang asyik berpindah aplikasi, tiba-tiba aplikasi sebelumnya harus memuat ulang dari awal karena tertutup otomatis. Masalah manajemen RAM yang agresif ini sering kali menjadi keluhan utama bagi para pengguna perangkat ekosistem Xiaomi.

Sebagai pengguna setia yang sering menguji berbagai gawai, saya memahami betul bagaimana rasanya kehilangan progres kerja atau chat penting yang terlambat masuk hanya karena sistem mematikan aplikasi di latar belakang secara sepihak. Sistem operasi Xiaomi memang terkenal sangat ketat dalam menghemat daya baterai dan ruang memori.

Kabar baiknya, Anda tidak perlu pasrah dengan keadaan ini karena pabrikan sebenarnya menyediakan ruang konfigurasi yang cukup mendalam untuk menjinakkan agresi sistem tersebut.

Sebelum masuk ke langkah teknis, kita perlu memahami akar masalahnya terlebih dahulu agar tidak salah menyalahkan perangkat keras Anda.

Sistem antarmuka Xiaomi dirancang untuk memberikan daya tahan baterai yang maksimal dengan cara membersihkan memori secara berkala. Namun, kebijakan manajemen memori ini mengalami perubahan signifikan dari versi ke versi.

Dilema Optimalisasi pada Versi Antarmuka

Mari kita lihat perbandingannya berdasarkan riwayat sistem operasi mereka. Pada versi kuno seperti MIUI 11, manajemen RAM sebenarnya jauh lebih bersahabat untuk software versi 64-bit karena fitur penguncian aplikasi masih sangat mudah diakses langsung lewat menu Recent Apps.

Namun, situasi berubah drastis ketika pengguna beralih ke MIUI 12. Pada versi MIUI 12 ini, laporan mengenai aplikasi yang menutup sendiri secara otomatis melonjak tajam akibat optimalisasi sistem dan manajemen baterai yang dibuat jauh lebih agresif oleh para insinyur mereka.

Sistem yang terlalu agresif membunuh proses latar belakang sering kali mengorbankan kenyamanan multitasking demi mengejar angka ketahanan baterai yang impresif.

Langkah Strategis Mengunci Aplikasi di Recent Apps

Cara paling mendasar dan wajib Anda lakukan pertama kali adalah memberikan instruksi tegas kepada sistem agar tidak membersihkan aplikasi tertentu saat Anda menekan tombol pembersih RAM.

Langkah ini memanfaatkan fitur Lock Apps yang metodenya sedikit berbeda tergantung pada versi sistem operasi yang berjalan di perangkat Anda.

Metode Penguncian Lewat Manajemen Recent Apps

Untuk perangkat yang masih mempertahankan fungsi klasik, Anda cukup menekan tombol Recent Apps (ikon kotak atau garis tiga di bilah navigasi bawah).

Cari jendela aplikasi yang ingin Anda pertahankan agar tetap berjalan, lalu tekan dan tahan jendela tersebut selama beberapa detik hingga muncul beberapa ikon menu tambahan.

Ketuk ikon berbentuk gembok atau kunci. Setelah ikon gembok tersebut aktif dan mengunci jendela aplikasi, sistem tidak akan berani menutup aplikasi tersebut meskipun Anda melakukan pembersihan memori massal.

Solusi Jika Fitur Gembok Hilang dari Menu Utama

Pada beberapa pembaruan sistem yang lebih baru, opsi gembok langsung di Recent Apps ini sering kali disembunyikan oleh pihak pengembang.

Jika Anda tidak menemukannya, Anda harus masuk melalui aplikasi Keamanan bawaan Xiaomi, lalu cari menu Peningkatan Kecepatan atau Manajemen RAM, dan tambahkan aplikasi pilihan Anda ke dalam daftar pengecualian pembersihan.

Cara Kunci Aplikasi Agar Tetap Berjalan dan Tidak Force Close! Khusus XIAOMI | Tutorial iP Master

Mengaktifkan Fitur Mulai Otomatis (Autostart)

Penguncian di Recent Apps saja tidak akan cukup jika aplikasi tersebut tidak diizinkan untuk memicu prosesnya sendiri sejak ponsel pertama kali dinyalakan.

Di sinilah fitur Autostart atau Mulai Otomatis memegang peranan yang sangat krusial agar aplikasi pesan instan atau pelacak aktivitas tidak mati suri.

Konfigurasi Autostart untuk Perangkat Premium

Fitur ini memegang peranan penting, terutama pada perangkat kelas atas yang membutuhkan sinkronisasi data real-time tanpa hambatan eksternal.

Sebagai contoh nyata, perangkat premium seperti Xiaomi 14 Pro sudah dilengkapi dengan fitur pengaturan mulai otomatis (autostart) Latar Belakang yang sangat presisi di dalam menu setelannya untuk memastikan aplikasi berat tetap sinkron.

Untuk mengaktifkannya, Anda hanya perlu membuka Pengaturan, masuk ke menu Aplikasi, pilih Perizinan, lalu ketuk Mulai Otomatis. Di sana, Anda tinggal menggeser sakelar ke posisi aktif pada aplikasi yang benar-benar Anda butuhkan setiap saat.

Menyesuaikan Batasan Penghemat Baterai

Musuh terbesar dari aplikasi latar belakang adalah fitur penghemat daya bawaan yang bekerja secara otomatis di balik layar tanpa sepengetahuan pengguna.

Secara default, sistem akan menerapkan profil pembatasan cerdas yang sayangnya sering kali salah menilai aktivitas aplikasi penting Anda.

Mengubah Profil Baterai Menjadi Tanpa Pembatasan

Untuk membebaskan aplikasi dari cengkeraman fitur penghemat daya ini, Anda harus masuk ke Pengaturan Aplikasi spesifik.

Tekan lama ikon aplikasi di beranda, ketuk Info Aplikasi, lalu gulir ke bawah hingga Anda menemukan opsi Penghemat Baterai.

Ubah setelan standar yang tadinya berada di opsi Rekomendasi menjadi opsi Tanpa Pembatasan. Dengan memilih opsi ini, sistem tidak akan pernah menghentikan aktivitas aplikasi tersebut demi alasan menghemat daya baterai.

Karakteristik Manajemen Aplikasi Berdasarkan Versi Sistem Operasi
Versi SistemFitur AutostartPerilaku Manajemen RAM
MIUI 11TersediaStabil untuk 64-bit
MIUI 12TersediaSangat Agresif
Sistem TerbaruSangat KetatBerbasis Kecerdasan Buatan

Kelemahan yang Harus Anda Antisipasi

Menerapkan seluruh konfigurasi di atas tentu tidak datang tanpa konsekuensi negatif terhadap performa keseluruhan perangkat Anda.

Menjaga banyak aplikasi agar tetap terjaga di latar belakang secara paksa otomatis akan menguras daya baterai jauh lebih cepat daripada biasanya.

Selain itu, kapasitas RAM yang terus terisi dapat membuat suhu perangkat menjadi lebih hangat, terutama jika Anda menerapkan setelan ini pada aplikasi berat yang terus-menerus melakukan sinkronisasi data atau pelacakan lokasi berbasis GPS.

Oleh karena itu, saya sangat menyarankan Anda untuk bersikap selektif dan bijaksana. Terapkan langkah penguncian dan izin penuh ini hanya pada 2 hingga 3 aplikasi yang benar-benar vital bagi produktivitas harian Anda seperti aplikasi komunikasi utama atau dompet digital, dan biarkan aplikasi hiburan lainnya tetap dikelola secara otomatis oleh sistem bawaan pabrik.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed