Barcelona Hentikan Perburuan Alessandro Bastoni Akibat Krisis Finansial

Smallest Font
Largest Font

Langkah Barcelona dalam memburu bek tengah Inter Milan, Alessandro Bastoni, dikabarkan mulai terhenti. Pemain Timnas Italia tersebut padahal sempat menjadi target utama Blaugrana selama hampir setahun terakhir demi memperkuat lini pertahanan mereka. Keinginan mendatangkan Bastoni sejalan dengan ambisi Barcelona untuk mengakhiri puasa gelar Liga Champions yang telah berlangsung selama 11 musim.

Seperti dilansir dari Bola, Bastoni dinilai sebagai salah satu bek terbaik dunia yang mampu menghadirkan stabilitas di lini belakang skuad asuhan Xavi Hernandez. Namun, laporan dari Spanyol mengindikasikan bahwa proses negosiasi kini mengalami kemandekan. Meskipun komunikasi dengan pihak pemain dikabarkan sudah berjalan beberapa bulan lalu, Barcelona belum meluncurkan tawaran resmi kepada Inter Milan.

Pihak Inter Milan sendiri menegaskan tidak memiliki niat untuk melepas Bastoni dari Giuseppe Meazza pada bursa transfer musim panas ini. Situasi tersebut membuat peluang raksasa Catalan untuk memboyong sang bek semakin menipis.

Faktor ekonomi menjadi penghambat terbesar bagi Barcelona untuk merekrut Bastoni. Klub dikabarkan belum sepenuhnya mampu memenuhi regulasi financial fair play 1:1 yang ditetapkan oleh La Liga. Aturan tersebut mengharuskan klub hanya boleh membelanjakan dana sesuai dengan jumlah pemasukan yang mereka peroleh. Presiden Barcelona, Joan Laporta, sempat menyatakan optimisme terkait pemulihan regulasi ini, namun manajemen tetap harus berhitung dengan cermat.

Inter Milan juga mematok harga tinggi untuk bek andalan mereka. Nerazzurri dilaporkan meminta dana sekitar 70 juta euro atau setara Rp1,2 triliun bagi klub yang berminat membuka jalur negosiasi. Nilai transfer yang sangat tinggi tersebut berpotensi menjadikan Bastoni sebagai pembelian termahal Barcelona dalam satu dekade terakhir. Tingginya angka ini membuat transfer sang pemain dinilai terlalu sulit diwujudkan dalam waktu dekat.

Prioritas Dialihkan ke Sektor Serang

Selain masalah anggaran, Barcelona kini mengubah prioritas belanja mereka ke sektor penyerang. Keputusan Robert Lewandowski untuk meninggalkan klub pada akhir musim memicu pencarian striker kelas dunia yang baru. Manajemen Blaugrana menganggap pembenahan di lini depan jauh lebih mendesak dibandingkan mendatangkan bek tengah.

Oleh karena itu, alokasi dana transfer yang tersedia akan dipusatkan untuk mencari suksesor Lewandowski. Penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez, kini mencuat sebagai bidikan utama Barcelona guna mengisi posisi ujung tombak. Kendati demikian, proses perekrutan pemain asal Argentina itu dipastikan memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Apabila kemitraan dengan Alvarez gagal terwujud, Barcelona dilaporkan telah mengantongi beberapa nama alternatif di sektor depan yang juga membutuhkan investasi besar. Hal ini membuat rencana perekrutan Bastoni ditangguhkan sementara waktu.

Performa Impresif Gerard Martin

Faktor internal lain yang melandasi mundurnya Barcelona adalah kemunculan Gerard Martin. Pemain muda didikan La Masia tersebut menunjukkan performa gemilang sepanjang musim ini.

Setelah mengalami perubahan posisi dari bek kiri menjadi bek tengah, Martin sukses menembus skuad utama. Pemain berusia 24 tahun itu bahkan menjadi rekan duet reguler bagi Pau Cubarsi di sektor pertahanan tengah.

Lonjakan performa Martin membuat manajemen Barcelona mempertimbangkan opsi internal yang lebih hemat anggaran untuk mengawal lini belakang. Peluang merekrut Bastoni memang tidak sepenuhnya tertutup, namun kini statusnya bukan lagi prioritas utama.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed