Bali United Tumbang 1-2 dari Sabah FC di Dewata Challenge Series

Smallest Font
Largest Font

Bali United takluk dengan skor 1-2 dari klub Malaysia Super League, Sabah FC, pada laga Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (13/8/2026), dilansir dari Bola.

Sabah FC membuka keunggulan melalui gol Jungbin Park pada menit ke-18 dan Gonzalo di Renzo pada menit ke-45+1. Sementara itu, Bali United sempat menyamakan kedudukan lewat aksi Rahmat Arjuna Reski di menit ke-23.

Kekalahan dari klub berjuluk Sang Badak tersebut memperlihatkan kewalahan yang dialami Brandon Wilson dan rekan-rekannya akibat tempo cepat lawan sejak awal laga.

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, menilai laga pramusim ini menjadi kesempatan berharga untuk membenahi ritme permainan timnya yang masih kalah cepat dari lawan.

"Ini adalah pertandingan pertama di pramusim di mana kami bermain melawan tim dengan level yang bagus. Menurut saya, itu adalah hal yang bagus. Tetapi ada hal yang harus kami pelajari karena ritme permainan berjalan lebih cepat dan mereka adalah tim yang tangguh," tegas Johnny Jansen, pelatih Bali United.

Jansen menambahkan bahwa fokus utamanya di Dewata Challenge Series 2026 adalah memperbaiki organisasi lini pertahanan, terutama saat mengatasi tekanan skema bertahan lawan.

"Ada momen tertentu saat bertahan, kami harus tampil lebih baik. Jika harus berduel merebut bola, pemain harus benar-benar melakukannya dan bukan hanya sekadar melihat. Itulah langkah perbaikan yang wajib dilakukan," tegas pelatih berpaspor Belanda tersebut.

Guna menghadapi Persib Bandung pada laga berikutnya serta persiapan laga pembuka liga melawan PSS Sleman, pelatih berusia 51 tahun itu bakal meningkatkan intensitas latihan.

"Saya melihat penguasaan bola ada perkembangan, tetapi sekarang belum cukup memuaskan. Itulah gunanya pertandingan pra musim seperti untuk belajar, berkembang, dan menjadi lebih baik," beber Johnny Jansen.

Jansen juga menyoroti penguasaan bola timnya serta efektivitas penyelesaian akhir yang dinilai masih perlu perbaikan.

"Saya melihat kami menciptakan beberapa peluang bagus, bahkan menurut saya kami seharusnya mendapatkan hadiah penalti. Di babak kedua, kami bisa mengontrol permainan, tetapi kami lupa untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan," tambah Johnny Jansen.

Terkait duel mendatang melawan Persib Bandung, juru taktik asal Belanda itu menyatakan kesiapannya meski belum mempelajari detail kekuatan lawan.

"Persib adalah tim yang bagus. Tapi jujur, saya belum tahu detailnya karena belum melihat mereka bertanding. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka selalu bersaing di papan atas untuk perebutan juara. Ini akan jadi pertandingan yang menarik dan kami akan menikmatinya," tutup Johnny Jansen.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow