Arteta Tak Risaukan Rumor Transfer Lewis-Skelly ke Chelsea dan MU
Manajer Arsenal Mikel Arteta memberikan tanggapan santai terkait isu transfer yang mengaitkan pemain mudanya, Myles Lewis-Skelly, dengan dua klub rival, Chelsea dan Manchester United. Kabar tersebut seperti dilansir dari Bola menguat pasca langkah The Gunners merampungkan perekrutan Bruno Guimaraes dari Newcastle United dengan nilai transfer mencapai 75 juta pounds. Arteta tidak melihat spekulasi kepindahan pesepak bola berusia 19 tahun itu sebagai sebuah ancaman bagi kesebelasan yang dipimpinnya.
Sebaliknya, sang juru taktik justru menilai rumor minat dari klub lawan sebagai bentuk pengakuan atas peningkatan performa sang pemain muda.
Kepercayaan tim pelatih terbukti saat laga uji coba melawan Como, di mana Lewis-Skelly turun sebagai starter di lini tengah dan sukses menyumbang gol. Momen perayaan gol tersebut diwarnai gestur hati ke arah tribune serta aksi menepuk lambang klub di dada sebelum kembali ke area tengah lapangan.
Reaksi emosional tersebut dinilai Arteta sebagai hal alami dan mencerminkan karakter asli sang gelandang ketika merayakan keberhasilan di lapangan. "Bagus untuk menunjukkan emosi setelah mencetak gol, Anda memang seharusnya emosional ketika mencetak gol," kata Arteta.
Arteta juga menegaskan bahwa munculnya perhatian dari klub lain membuktikan proses pembinaan pemain di internal tim berjalan pada jalur yang benar. "Dia adalah pemain yang sangat emosional, Anda bisa melihatnya dari gestur-gesturnya di lapangan. Saya tidak akan membicarakan spekulasi, tetapi jika ada spekulasi mengenai pemain kami, itu merupakan pertanda bagus karena berarti pemain kami menarik perhatian dan melakukan pekerjaan meyakinkan," tutur Arteta. Pada musim sebelumnya, Lewis-Skelly mencatatkan lima kali kesempatan tampil sebagai starter di pentas Premier League, dengan posisi yang lebih banyak digeser ke area bek kiri.
Pergeseran peran tersebut terjadi karena sengitnya persaingan di sektor pertahanan sayap kiri yang dihuni oleh Riccardo Calafiori dan Piero Hincapie.
Menjelang akhir kompetisi lalu, ia dipindahkan kembali ke posisi aslinya di sektor gelandang sentral dan menunjukkan performa yang menjanjikan. Meskipun opsi di lini tengah kian sesak seiring datangnya Guimaraes serta keberadaan Declan Rice, Martin Odegaard, Martin Zubimendi, dan Mikel Merino, tempat bagi pemain muda tetap terbuka. Kesempatan bermain pada laga pra-musim dimaksimalkan oleh tim pelatih untuk mengisi kekosongan posisi nomor enam akibat sejumlah pemain senior yang baru menyelesaikan tugas internasional.
"Dia menjalani pramusim yang sangat bagus. Kami memintanya bermain di posisi yang berbeda karena dia lebih sering bermain sebagai pemain nomor enam, sebab kami jelas kekurangan gelandang yang sedang menjalani tugas internasional, dan saya pikir dia menjalani pramusim yang sangat konsisten," jelas Arteta.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow