Masih Layakkah Xiaomi Black Shark 3 Menjadi Andalan Gaming di Tahun 2026

Smallest Font
Largest Font

Xiaomi Black Shark 3 sempat menjadi primadona bagi para pencinta game mobile saat pertama kali diperkenalkan ke publik beberapa tahun lalu. Namun, waktu terus berjalan dan kini kita sudah berada di pertengahan tahun 2026, di mana standar industri ponsel pintar telah melompat jauh ke depan. Sebagai seorang senior reviewer yang cukup kritis, saya ingin menguji apakah Xiaomi Black Shark 3 ini masih memiliki taji atau justru sudah usang tergerus zaman.

Membahas sebuah ponsel gaming tentu tidak akan lepas dari sektor dapur pacu yang menjadi otak utama penggerak seluruh sistem di dalamnya.

Dilansir dari Notebookcheck, perangkat ini dipersenjatai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 865 yang mengusung konfigurasi prosesor delapan inti atau octa-core. Prosesor tersebut memiliki pembagian kecepatan clock yang spesifik, yakni 2,84 GHz, diikuti oleh 2,42 GHz, serta inti efisiensi yang berjalan pada kecepatan 1,8 GHz menggunakan arsitektur Cortex-A77 dan A55 atau yang dikenal sebagai Kryo 585.

Kekuatan Grafis dan Manajemen Memori

Untuk urusan pemrosesan visual, chipset Qualcomm Snapdragon 865 di dalam Xiaomi Black Shark 3 ini dipadukan dengan cip grafis Adreno 650. Sektor memori pada perangkat ini hadir dalam beberapa variasi yang cukup menentukan performa pengisian daya serta kecepatan transfer data harian Anda.

Produsen menyediakan pilihan RAM berkapasitas 8 GB yang menggunakan tipe LPDDR4X atau varian yang lebih tinggi dengan opsi RAM 8 GB dan 12 GB berbasis teknologi LPDDR5. Berdasarkan data teknis dari GSM Arena, ruang penyimpanan internal perangkat ini mengandalkan teknologi UFS 3.0 Flash dengan kapasitas pilihan sebesar 128 GB atau 256 GB. Satu hal yang wajib saya garis bawahi adalah absennya slot kartu memori eksternal, sehingga Anda harus bijak dalam mengelola ruang penyimpanan sejak awal membelinya.

Sektor penyimpanan UFS 3.0 pada perangkat ini tidak dapat diekspansi, sebuah kompromi yang harus diterima demi kecepatan transfer data yang konstan.

Menakar Kualitas Layar dan Visual dalam Skenario Kompetitif

Beralih ke sektor tampilan, Xiaomi Black Shark 3 menggunakan panel layar AMOLED berukuran 6,67 inci dengan rasio aspek memanjang 20:9.

Layar ini menawarkan resolusi Full-HD+ atau tepatnya 2400 x 1080 piksel dengan tingkat kerapatan layar yang mencapai angka 395 PPI.

Bagi saya, kualitas visual yang dihasilkan layar ini masih tergolong sangat prima untuk standar visual hiburan maupun kebutuhan gaming modern.

Fitur Refresh Rate dan Responsivitas Sentuhan

Layar pada perangkat ini sudah mendukung refresh rate sebesar 90 Hz, sebuah angka yang mulanya menjadi standar baru untuk pergerakan animasi yang mulus.

Tidak hanya itu, poin plus yang paling terasa saat bermain game kompetitif adalah tingkat touch sampling rate yang mencapai angka 270 Hz. Menurut laporan dari China Gadgets, panel layar cermin ini juga mengantongi sertifikasi HDR serta HDR10+ dan mampu mencakup 105% DCI-P3 color gamut. Kombinasi teknologi ini memastikan bahwa akurasi warna yang keluar dari layar tetap tajam dan respons sentuhan jempol Anda tidak mengalami kendala delay.

Spesifikasi Teknis Lengkap Komponen Utama Xiaomi Black Shark 3
Komponen PerangkatDetail Spesifikasi Faktual
Chipset UtamaQualcomm Snapdragon 865 (Octa-core up to 2,84 GHz)
Pengolah GrafisAdreno 650
Jenis & Ukuran LayarAMOLED 6,67 inci, 90 Hz, 270 Hz Touch Sampling Rate
Opsi Kapasitas RAM8 GB (LPDDR4X) / 12 GB (LPDDR5)
Penyimpanan Internal128 GB / 256 GB UFS 3.0 (Tanpa Slot MicroSD)
Kapasitas Baterai4720 mAh (Desain Dual-Cell)
Sistem Kamera BelakangTriple-Cam 64 MP + 13 MP + 5 MP
Fitur KonektivitasWi-Fi 6, Bluetooth 5.0, SA/NSA 5G, Jack 3,5mm

Daya Tahan Baterai dan Realitas Kecepatan Pengisian Daya

Sektor suplai daya pada Xiaomi Black Shark 3 ditopang oleh baterai berkapasitas 4720 mAh yang menggunakan teknologi Lithium-Polymer.

Struktur baterai ini dirancang unik dengan sistem dua sel atau 2-cell untuk memfasilitasi manajemen suhu yang lebih baik saat pengisian daya.

Perangkat ini sudah mendukung fitur Qualcomm Quick Charge 4+ yang menjanjikan pengisian daya efisien dalam waktu yang relatif singkat.

Dilema Perbedaan Kecepatan Charge Antar Varian

Namun, Anda harus berhati-hati dan jeli melihat varian RAM yang Anda pilih karena hal ini berdampak langsung pada kecepatan pengisian daya.

Berdasarkan informasi resmi dari Black Shark GG, pengisian daya maksimal hingga 65W hanya dapat dinikmati secara eksklusif oleh varian RAM 12 GB. Sementara itu, untuk varian dasar dengan RAM 8 GB, kecepatan pengisian daya dibatasi pada daya sebesar 30W atau hingga 50W saja.

Perbedaan ini tentu menjadi catatan kritis dari saya, karena pengguna varian RAM lebih rendah harus rela menunggu durasi pengisian yang lebih lama.

Kemampuan Fotografi yang Sering Terlupakan

Meskipun kodratnya adalah sebuah perangkat gaming tangguh, sektor kamera pada Xiaomi Black Shark 3 tidak bisa dibilang sebagai komponen pajangan belaka.

Di bagian belakang, Anda akan menemukan modul triple-cam yang disusun secara simetris guna menjaga keseimbangan estetika desain bodi belakangnya.

Kamera utamanya mengandalkan lensa beresolusi 64 MPix dengan bukaan f/1.8 yang sudah dilengkapi fitur Phasenvergleich-AF serta sebuah lampu LED Flash.

Fungsi Lensa Sekunder dan Kamera Depan

Kamera utama tersebut didampingi oleh dua lensa pendukung, yakni kamera ultra-weitwinkel beresolusi 13 MP dengan bukaan diafragma f/2.25. Lensa terakhir adalah kamera kedalaman atau portraitsensor beresolusi 5 MP dengan bukaan f/2.2 untuk menghasilkan efek buram pada latar belakang foto. Untuk urusan perekaman video, kamera belakang ini sanggup merekam gambar bergerak hingga resolusi tinggi 2160p pada kecepatan 60 frame per second.

Sedangkan untuk kebutuhan swafoto, tertanam kamera depan beresolusi 20 MPix yang mampu menghasilkan rekaman video standar pada resolusi 1080p 30fps.

Konektivitas Lengkap dan Sensor Pendukung Kenyamanan Gamer

Urusan kelengkapan sensor dan konektivitas nirkabel menjadi poin penting berikutnya yang membuat ponsel ini tetap relevan digunakan pada masa kini.

Xiaomi Black Shark 3 menyediakan satu buah port USB 2.0 Type-C untuk kebutuhan transfer data kabel sekaligus sebagai lubang pengisian daya utama.

Kabar baik bagi para pengguna earphone kabel, perangkat ini masih mempertahankan kehadiran lubang audio port berukuran 3,5mm di bodinya.

Dukungan Jaringan Modern dan Fitur Estetika

Untuk urusan keamanan biometrik, ponsel ini mengandalkan fitur Fingerprint Reader yang letaknya sudah tertanam dengan rapi di bawah permukaan layar. Ponsel ini juga mendukung jaringan masa depan berkat modem SA/NSA 5G, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.0, fitur Dual-SIM, serta sensor NFC. Sensor navigasi yang disematkan pun sangat lengkap meliputi A-GPS, GLONASS, BeiDou, Galileo, hingga sistem penentuan posisi milik Jepang, QZSS.

Karakter gaming ponsel ini dipertegas dengan hadirnya Benachrichtigungs-LED atau lampu indikator banyak warna di bagian belakang yang dapat menyala sesuai aktivitas perangkat.

Rekomendasi Akhir Berdasarkan Realitas Performa

Melihat seluruh kombinasi spesifikasi di atas, Xiaomi Black Shark 3 pada dasarnya masih merupakan sebuah perangkat yang sangat tangguh di kelasnya. Chipset Snapdragon 865 dipadukan dengan layar AMOLED 90 Hz dan touch sampling rate 270 Hz terbukti masih sanggup melibas game populer masa kini.

Namun, absennya slot memori eksternal serta perbedaan kecepatan pengisian daya antar varian RAM menjadi batasan serius yang wajib Anda pertimbangkan matang-matang. Jika Anda mencari perangkat sekunder khusus gaming dengan dana terbatas dan mementingkan keberadaan jack audio, ponsel ini masih layak masuk daftar pertimbangan.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed