Alaves Tumbangkan Barcelona Melalui Gol Tunggal Ibrahim Diabate

Smallest Font
Largest Font

Barcelona menelan kekalahan tipis 0-1 dari tuan rumah Alaves di Stadion Mendizorroza pada Kamis (14/05/2026) dini hari WIB, dalam laga pertama mereka setelah mengunci gelar juara La Liga musim 2025/2026.

Kekalahan ini dipastikan oleh gol semata wayang Ibrahim Diabate pada masa tambahan waktu babak pertama, yang sekaligus memutus rekor 11 kemenangan beruntun milik Barcelona di kompetisi domestik, sebagaimana dilansir dari Bola.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, melakukan delapan rotasi pemain dari skuad yang memenangkan laga El Clasico sebelumnya, namun ia menyoroti penampilan positif dari pemain debutan muda, Alvaro Cortes.

"Itu adalah pertandingan pertamanya. Saya melihatnya bermain dengan percaya diri," kata Hansi Flick, Pelatih Barcelona.

Hansi Flick menjelaskan bahwa kesempatan debut diberikan karena performa apik sang pemain muda semasa menjalani sesi latihan bersama tim utama.

"Dia melakukan debutnya karena cara dia berlatih. Itulah yang ingin saya lihat dari para pemain tim muda Barcelona, bahwa mereka memberikan yang terbaik dalam latihan bersama tim utama dan bermain bagus di tim cadangan." tutur Hansi Flick, Pelatih Barcelona.

Penampilan menjanjikan tersebut menjadi alasan utama di balik keputusan tim pelatih untuk menurunkannya sejak menit awal.

"Saya menyukai apa yang saya lihat dan itulah mengapa dia bermain," ungkap Hansi Flick, Pelatih Barcelona.

Selain membahas pemain mudanya, Hansi Flick juga mengutarakan rasa kecewa karena timnya dipastikan gagal mengejar target perolehan 100 poin di akhir musim akibat kekalahan ini.

"Kami ingin memberikan menit bermain kepada para pemain yang kurang mendapat kesempatan bermain. Di babak pertama, kami mengendalikan permainan, tetapi malam itu bukanlah malam yang mudah," kata Hansi Flick, Pelatih Barcelona.

Jalannya pertandingan dipengaruhi oleh motivasi tinggi dari tim lawan yang sedang berjuang keras demi menghindari zona degradasi.

"Mereka berjuang untuk tidak degradasi dan itu wajar. Saya senang dengan apa yang saya lihat. Kami ingin menang dan mencapai 100 poin." ujar Hansi Flick, Pelatih Barcelona.

Kendati kecewa dengan hasil akhir, arsitek tim asal Jerman itu tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya di lapangan.

"Itu tidak mungkin, tetapi saya telah memberi tahu para pemain bahwa saya melihat hal-hal yang saya sukai. Saya kecewa (tidak mencapai 100 poin), tetapi kita harus menerimanya," lanjut Hansi Flick, Pelatih Barcelona.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow