Persik Kediri Rombak Total Skuad, Lepas 22 Pemain Jelang Musim Baru
Perombakan besar-besaran secara resmi dilakukan oleh manajemen Persik Kediri menyongsong bergulirnya kompetisi musim ini. Langkah drastis tersebut diambil sebagai respons atas pencapaian tim yang tertahan di papan tengah dan terancam ke papan bawah selama tiga musim beruntun. Dikutip dari Bola, tercatat 22 penggawa telah didepak pada fase awal bursa transfer kali ini demi menyegarkan kekuatan klub berjuluk Macan Putih tersebut.
Keputusan manajemen untuk melepas puluhan pemain ini berdampak sangat signifikan pada komposisi skuad lokal.
Tercatat sebanyak 16 nama pemain domestik terpaksa angkat koper dari Kediri usai perombakan diumumkan oleh pihak klub. Hal mengejutkan bagi pendukung adalah kepergian tiga ikon asli daerah, yakni legenda klub Faris Aditama, beserta Vava Mario Yagalo dan Yusuf Meliana.
Pada sektor pemain impor, enam legiuner asing turut menjadi korban evaluasi ketat tim pelatih dan jajaran manajemen klub. Praktis, skuad kebanggaan warga Kediri ini hanya menyisakan lima tenaga dari luar negeri untuk mengarungi kompetisi mendatang.
Mereka yang bertahan adalah Kiko Carneiro, Jon Toral, Imanol Garcia, Jose Enrique, serta Ernesto Gomez. Empat di antaranya memegang paspor Spanyol. Nuansa Negeri Matador dipastikan semakin kental menguasai ruang ganti tim pada pergelaran musim kompetisi kali ini. Selain mempercayakan kursi pelatih kepala kepada Marcos Reina, manajemen mendaratkan dua amunisi tambahan dari Spanyol, yakni Marcelo Djalo dan Sergio Castel.
Area pertahanan yang musim lalu kerap menjadi titik lemah dan rentan dibobol lawan kini diperkuat oleh kehadiran Park Jun-heong.
Sementara itu, kendali sektor lini tengah secara resmi dipercayakan kepada mantan gelandang andalan PSBS, Eduardo Barbosa. Berdasarkan catatan hingga 25 Agustus 2026, Macan Putih telah memiliki sembilan pemain asing, menyisakan dua jatah slot sesuai regulasi ILeague.
Regenerasi Pemain Lokal dan Piala Liga
Kepergian barisan penggawa veteran dari skuad lokal langsung diisi oleh delapan wajah baru yang usianya jauh lebih muda.
Meski masih belia, empat rekrutan anyar ini rupanya sudah mengantongi jam terbang mumpuni di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Dzaky Ashraf bersama Daffa Salman didatangkan dari PSM, sementara Althaf Indie dan Zanadin Fariz direkrut usai digeser dari Solo.
Penyegaran komposisi ini membuktikan bahwa manajemen berupaya keras membangun kedalaman skuad yang ideal secara terukur. Kehadiran darah muda sangat krusial sebagai opsi rotasi pemain untuk mengarungi jadwal padat di ajang League Cup atau Piala Liga musim ini.
Transformasi penting lainnya juga terjadi secara nyata di posisi krusial penjaga gawang pertahanan terakhir tim. Setelah mengandalkan kiper asal Brasil, Leo Navacchio, selama dua musim, tugas di bawah mistar kini diserahkan kepada Andhika Ramadhani. Mantan penjaga gawang Persebaya tersebut diharapkan menjadi tembok kokoh sekaligus pionir bagi barisan kiper muda klub.
Sebagai pelengkap susunan skuad utama, tim pelatih mendaftarkan deretan nama potensial untuk mengawal gawang.
Berikut adalah komposisi pemain muda yang mengisi sektor penjaga gawang Persik Kediri untuk kompetisi kali ini:
- Andhika Ramadhani
- Husna Al Malik
- Rizqi Abhirama
- Satrio Azhar
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow